Kades Malas Dilaporkan ke Inspektorat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Malas Dilaporkan ke Inspektorat

Kades Malas Dilaporkan ke Inspektorat

Written By Admin Raka on Rabu, 09 Mei 2018 | 18.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Pemerintah Kecamatan Telukjambe Barat kecewa terhadap kinerja para kepala desa di wilayahnya. Selain dinilai kurang proaktif kepala-kepala ini juga jarang menghadiri kegiatan terkait program kecamatan yang dilaksanakan di kantor kecamatan tersebut.

Sekertaris Camat Telukjambe Barat H. Artha SH, mengungkapkan itu kepada Radar Karawang, Selasa (8/5). "Jujur saja, saya bingung harus bagaimana membina mereka. Jika ada kegiatan yang wajib dihadiri kades, dari sepuluh kades yang ada di wilayah Kecamatan Telukjambe barat paling-paling yang datang hanya 2 atau 3 saja,” ujar Artha usai memimpin rapat minggon mewakili camat Telukjambe Barat H. Maman Suparman yang sedang sakit.

Padahal, lanjut dia, banyak hal yang harus disampaikan kepada para kades terkait program Pemerintah Kabupaten Karawang dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat. "Rapat minggon terakhir saja hanya seorang kades yang hadir,” tutur Artha.

Lebih lanjut Artha mengatakan setiap ditegur para kades itu selalu mengajukan berbagai alasan. Dengan berbagai dalih banyak diutarakan oleh beberapa kades. Alasan sakit dan banyak kegiatan sering dilontarkan para kades. Artha berharap kemalasan para kades itu segera diakhiri karena bakal mengganggu pelayanan kepada masyarakat. ”Seharusnya dengan adanya forum komunikasi kepala desa tingkat kecamatan, kinerja mereka lebih meningkat bukan malah tambah malas,” kesalnya.
Kepala Seksi Ketertiban dan Keamanan Kecamatan Telukjambe Barat H. Ocang SH mengatakan beberapa kepala desa di lingkungan Kecamatan Telukjambe Barat terkesan malas. Bahkan ada beberapa kepala desa sudah hampir 2 bulan terakhir tidak mengikuti rapat mingguan. "Nanti pun akan saya konfirmasi kepada pihak inspektorat terkait kinerja pada kades itu. Harapan kami, kepala desa bisa hadir dan mengikuti kegiatan guna mengetahui apa yang akan diarahkan camat dan kepala-kepala seksi," paparnya.

Sementara tokoh masyarakat Kecamatan Telukjambe Barat Endang (44) ketika dimintai komentarnya terkait kepala desa malas menghadiri rapat-rapat tentang program pembangunan di wilayahnya mengatakan jika kepala desa malas mengikuti rapat maka warga yang akan merugi. Endang juga menambahkan jika Kepedulian kepala desa memang sudah merupakan konsistensi sebagai kepala wilayah terkecil desa.

"Sekarang bagaimana akan mengetahui apa yang mesti dilaksanakan sementara untuk mengetahuinya saja sudah tidak mau. Maka sudah seharusnya pemerintah kabupaten berlakukan absensi layaknya pegawai negeri agar mereka bisa konsisten mengikuti rapat guna mengetahui program apa yang akan disosialisasikan," pungkasnya. (yfn) 

Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template