Jangan ada Siswa Titipan di PPDB - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jangan ada Siswa Titipan di PPDB

Jangan ada Siswa Titipan di PPDB

Written By Admin Raka on Sabtu, 19 Mei 2018 | 15.30.00

KLARI, RAKA - Setiap pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Karawang selalu ada insiden dan persoalan. Oleh karenanya sejumlah masyarakat merasa prihatin dengan kondisi tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Klari Ahmad Hadibrata. Menurutnya semua pihak harus mengikuti aturan main yang berlaku agar tidak ada kerusuhan. Bahkan jangan sampai ada yang memaksakan kehendak untuk masuk ke sekolah tertentu. "Harus sama-sama mengawal perjalanan PPDB. Jangan sampai memaksakan kehendak," kata Adi yang merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi yang ada di Karawang.

Menurutnya, yang membuat pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak adalah ada istilah titip menitip dari orang yang berpengaruh. Sehingga kondisi tersebut memancing semua masyarakat untuk ikut-ikutan melanggar aturan yang ada. "Tidak boleh ada istilah titip menitip siswa. Tegakan saja aturan yang ada. Kalau nggak masuk masih banyak sekolah lain yang menerima siswa," bebernya.

Menurutnya sudut pandang masyarakat yang mengahruskan anaknya sekolah di sekolah negeri juga bisa memicu kekacauan PPDB dalam tiap tahunnnya. Sehinnga pada prakteknya, menghalalkan segara cara agar bisa masuk di sekolah yang diinginkan. "Sampai harus nyogok segala. Inikan perbuatan yang sangat tidak terpuji dan mengotori dunia pendidikan sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Disdikpora Kabupaten Karawang Nandang Mulyana mengatakan, setiap SD, SMP dan SMA sederajat yang berada Kabupaten Karawang harus menjalankan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Diantaranya pelaksanaan PPDB SMP yang akan menggunakan jalur prestasi, afirmasi dan luar kota. "PPDB menggunakan sistem online. Pelaksanaannya mulai tanggal 5 Juni sampai 11 Juni 2018," ungkapnya.

Ia melanjutkan, di Kabupaten Karawang ada 159 SMP. Masing-masing sekolah bisa menerima 11 rombongan belajar. Sedangkan jumlah siswa dalam satu rombel minimal 20 orang dan paling banyak 32 siswa. "Meski begitu, pihak sekolah bisa menerima 40 siswa dalam satu kelasnya, karena sudah ada surat edaran Mendikbud," tambahnya.

Sementara itu, Kabid SMP Disdikpora Karawang Cecep Mulyawan mengatakan, pelaksanaan PPDB tahun sekarang akan ada yang berbeda. Pasalnya, pihaknya mempunyai rencana untuk memberikan perhatian kepada putra dan putri guru. "Rencana kami, akan memasukan satu poin lagi dalam PPDB tahun sekarang. Untuk guru bisa memasukan putra putrinya ke SMP yang dipilihnya. Hal itu sebagai bentuk penghargaan guru yang telah membantu dalam mencerdaskan generasi bangsa," katanya.
Ia mengaku, perencanaan itu tinggal menunggu persetujuan pemerintah daerah. "Satu poin ini belum sahkan, karena harus nunggu perdanya dulu," pungkasnya. (zie/acu)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template