Elievia : Pindo Deli 2 Harus Disanksi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Elievia : Pindo Deli 2 Harus Disanksi

Elievia : Pindo Deli 2 Harus Disanksi

Written By Admin Raka on Jumat, 18 Mei 2018 | 14.00.00

KOTABARU, RAKA - Berulang kali warga Ciampel menjadi korban keracunan gas beracun yang bersumber dari PT Pindo Deli 2. Merasa geram dengan hal tersebut, Komisi C DPRD Karawang berjanji akan mengawal persoalan tersebut sampai tuntas.

"Hari ini (kemarin) setelah paripurna kami akan rapat komisi. Diantaranya membahas soal Pindo Deli 2," ujar Ketua Komisi C DPRD Karawang Elievia Khrissiana, saat dihubungi Radar Karawang, Kamis (17/5).

Bahkan, tambah Elievia, pihaknya akan mengagendakan untuk langsung turun ke PT Pindo Deli 2 untuk memastikan apa persoalan yang menjadi penyebab berulang kali warga Ciampel keracunan. Hasil dari sidak itu kemudian akan menjadi acuan untuk melakukan langkah selanjutnya. "Kami akan sidak yah, itu akan jadi acuan kami untuk melakukan langkah selanjutnya. Yang jelas kami ini persoalan ini tuntas," bebernya.

Bahkan jika memang pihak PT Pindo Deli 2 melakukan kelalaian, maka harus ada sanksi tegas atas kelalaian tersebut. Bahkan ke depan jangan sampai ada kejadian serupa menimpa warga Karawang khususnya warga Ciampel. "Nggak bisa dibiarkan ini, haris diberesin. Jangan sampai warga selalu jadi korban. Kalau benar ada pelanggaran harus diberi sanksi (Pindo Deli 2)," pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana berjanji akan menerjunkan tim auditor independen ke PT Pindo Deli 2 untuk memeriksa instalasi yang terpasang di pabrik kertas itu. Hasil audit  nantinya akan dijadikan acuan Pemkab Karawang dalam memgambil sikap terhadap pabrik yang telah beberapa kali menimbulkan keracunan tersebut. "Kami telah melihat langsung ke lokasi pabrik bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim. Kami ingin memastikan ada apa sebenarnya di Pindo Deli 2," kata Cellica.

Menurut dia, instalasi yang terpasang di Pindo Deli 2, memang sudah terlihat karatan. Saat hal itu ditanyakan, pihak pabrik menyebutkan akan mengganti instalasi tersebut paling lambat Juni 2018 ini.
Terkait penyelidikan atas kasus keracunan 16 warga di sekitar pabrik, Cellica menyerahkan hal itu sepenuhnya ke pihak Polres Karawang.  Sementara, langkah yang akan ditempuh Pemkab lebih mengarah ke kajian ulang tentang perizinan pabrik Pindo Deli 2. "Kami harus memastikan apakah masih layak atau tidak Pindo Deli 2 beroperasi. Termasuk mempertimbangkan tujuh ratus buruh yang bekerja di pabrik tersebut," katanya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template