DLHK Harus Dievaluasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » DLHK Harus Dievaluasi

DLHK Harus Dievaluasi

Written By Admin Raka on Senin, 21 Mei 2018 | 14.30.00

Soal Pengawasan Terhadap Perusahaan

CIAMPEL, RAKA - Peristiwa warga Ciampel yang berulang kali mengalami keracunan oleh perusahaan harusnya menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah. Bahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang harus dievaluasi terkait pengawasan rutin terhadap perusahaan selama ini.

"Harusnya pemda malu dengan kejadian ini (Keracunan gas perusahaan). Kalau pengawasannya dilakukan secara benar, tidak mungkin ada kejadian yang berulang kali di Karawang," ujar pegiat lingkungan, Suhendra Pajar, kepada Radar Karawang, Minggu (20/5).

Dia menyampaikan, selain memberikan sanksi kepada perusahaan. Seharusnya DLHK juga harus dievaluasi. Karena yang memiliki kewenangan terhadap persoalan tersebut adalah DLHK. Belum lagi masih banyak perusahaan lain yang ada di Karawang yang menjadi penyebab kerusakan lingkungan. "Jangan-jangan ada main mata antara dinas dengan para pengusaha. Jadi kegiatan pengawasannya hanya datang ke perusahaan ngobrol dan selesai. Tidak mengecek bagaimana kondisi sebenarnya," ujarnya.

Kalau diibaratkan, tambah Pajar, persoalan Pindo Deli 2 hanya sebagai salah satu contoh kasus saja yang terjadi di Karawang. Padahal masih banyak di Karawang yang menjadi penyebab kerusakan lingkungan. "Citarum, cilamaya, itu sampai sekarang masih kotor akibat limbah. Tapi perusahaannya sampai sekarang masih beroperasi bebas," bebernya.

Bukan hanya itu, fungsi anggota dewan sebagai pengontrol kinerja eksekutif juga harusnya lebih gencar lagi. Sehingga tidak ada satupun perusahaan yang merasa bebas karena tidak diawasi. Atau merasa bebas karena pengawasannya tidak serius. "Dewan juga harus peka dong. Karena fungsi controlingnyakan ada di dewan," pintanya.

Sementara Ketua Komisi C DPRD Karawang, Elievia Khrissiana dengan tegas menyampaikan, DLHK harus serius melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Karawang, terutama perusahaan yang memiliki potensi tinggi untuk melakukan pencemaran lingkungan. Karena dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat seperti yang terjadi di Ciampel akibat perusahaan Pindo Deli 2. "DLHK juga harus dievaluasi. Kedepan DLHK harus memperketat pengawasan. Jangan sampai ada kejadian serupan dilakukan oleh perusahaan lain," tegasnya.

Sementara Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan memastikan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di Karawang. Bahkan saat ini pihaknya sudah mengagendakan perusahaan yang memiliki potensi serupa untuk diberikan arahan. "Kita akan undang 15 perusahaan yang mempunyai potensi yang sama dengan Caustic Soda Plant untuk lebih berhati-hati dan mengecek secara berkala instalasi-instalasi pabriknya," ujar Wawan. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template