Diskotek Ditutup Selama Puasa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Diskotek Ditutup Selama Puasa

Diskotek Ditutup Selama Puasa

Written By Admin Raka on Sabtu, 19 Mei 2018 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Terlambat lebih baik ketimbang tidak sama sekali. Kalimat ini pantas dialamatkan kepada Pemerintah Daerah Karawang lantaran telat mengeluarkan surat edaran larangan buka selama bulan ramadan terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) dan panti pijat dan penjual minuman beralkohol.

"Surat edaran sudah kita dapatkan dan menyebarkannya kepada semua pengusaha dan pedagang," tandas Kasi Trantib Kecamatan Karawang Barat, Ave Maman, Jumat (18/5) kepada Radar Karawang di kantornya. Larangan beroperasi selama bulan puasa itu berdasarkan Surat Edaran nomor 300/2704/Satpol PP tentang himbauan selama ramadan 1439 H atau 2018 M.

Ave mengakui untuk wilayah Karawang Barat sendiri saat ini usaha sudah amat komplek, terlebih di wilayah juga ada tempat mangkal para penjaja seks komersil (PSK). "Seer sudah menutup dengan sendirinya dan komplek buah Hasem juga sama sudah mehghentikan aktifitasnya," tandas Ave menyebutkan dua lokasi mangkal para PSK di wilayah hukumnya.

Tidak hanya tempat hiburan malam saja, petugas juga memberikan peringatan terhadap tempat jualan makanan untuk mengurangi aktifitasnya. Sementara diskotik dan panti pijat tempat itu dalam surat edaran pun tertera harus ditutup total. "Masyarakat Karawang yang berpenghasian di area-area yang sudah dilarang diharapkan bisa menyadari dan menghormati bulan suci ramadan ini," ucapnya.

Lanjut Ave, para pengusaha restoran rumah makam, warung nasi tenda pinggir jalan agar mengurangi aktifitasnya pada siang hari dan menutup usaha tempat usahanya dengan tabir untuk menghormati kaum muslimin dalam menjalankan ibadah puasa. "Larangan lainnya dilarang memasang reklame, poster atau jenis-jenis publikasi serta pertunjukan film dan pertunjukan lainnya yang bersifat  pornografi, pornoaksi dan erotisme," tandasnya.

Disamping itu, Ave juga menandaskan, selain itu Surat Edaran tersebut juga berisi larangan untuk memperjual belikan serta mengedarkan atau menyembunyikan petasan atau benda lain yang menyerupai bahan peledak. "Apabila terjadi pelanggaran ketentuan maka kita akan melakukan tindakan penertiban sesuai aturan yang berlaku," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template