Dishub Batalkan Tilang Truk Beras - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dishub Batalkan Tilang Truk Beras

Dishub Batalkan Tilang Truk Beras

Written By Admin Raka on Rabu, 23 Mei 2018 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Larangan parkir pada jam 06.00 Wib - 08.00 Wib di sepanjang Jalan Wirasaba dari perempatan lampu merah Johar hingga pintu kereta api Adiarsa yang diberlakukan Dinas Perhubungan ternyata tidak efektif. Buktinya, truk beras dan kendaraan yang parkir di ruas jalan itu malah semakin parah sekalipun rambu-rambu larangan parkir sudah jelas terpampang.

Petugas parkir Pasar Johar Cucu menyampaikan jika kesemerawutan lalulintas di Jalan Wirasaba memang sudah tidak bisa dibendung lagi. Bukan cuma kepadatan lalulintasnya tetapi juga banyaknya truk beras yang parkir dipinggir jalan, selain kendaraan-kendaraan pemilik toko beras. "Paling banyak yang parkir hari Senin, karena minggunya libur jualan. Sehari itu bisa lebih dari 500 kendaraan yang masuk ke Jalan Wirasaba, apalagi kalau di dalam pasar," ucapnya kepada Radar Karawang, Selasa (22/5).

Kata Cucu, Dinas Perhubungan memang diakuinya sudah baik dalam melaksanakan tugas penindakan terhadap para pengendara, namun sangat disayangkan tindakan itu dinilai lambat kerena kondisinya sudah separah ini. "Seharusnya Dishub itu kontrol kesininya bukan hanya sekarang tapi dari dulu. Kalau sekarang sudah penuh, sudah sulit diaturnya," tandasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Arief Bijaksana Maryogo menyampaikan, setelah dianalisa ternyata volume kendaraannya memang sudah banyak sekali. Dishub sudah coba arahkan pada pukul 06.00 Wib - 08.00 Wib truk ke jalan Pasundan tetapi tidak cukup menampung. Dengan kapasitasnya hanya mampu menampung sekitar 150 truk, sementara yang datang diatas 300 truk jadi sebagian masih menempati bahu jalan wirasaba
.
Belum lagi pada jam tersebut intensitas kereta api juga cukup padat, sehingga penutupan lintasannya semakin membuat macet.

"Kami belum dulu menindak karena pelanggarannya bukan karena ketidak patuhan, tetapi lebih karena kondisi area atau fasilitas pasar tidak seimbang dengan jumlah kendaraan yang masuk, Dishub hanya membantu mengurai dengan gatur lalin saja," katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang Rakhmat Gunadi mengatakan truk besar itu diketahuinya ada yang memasok ke Pasar Johar dan ada juga yang hanya bertransaksi. "Menurut Saya Dishub harus inventarisir dulu truk mana saja yang hanya bertransaksi disitu dan mana yang menjadi pemasok kepasar beras di Karawang. Kalau hanya bertransasksi usir saja, karena dulu itu pernah dibubarkan juga waktu terjadinya di Jalan Suroto Kunto," katanya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template