Dinas Pertanian Tawarkan Cultivator - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dinas Pertanian Tawarkan Cultivator

Dinas Pertanian Tawarkan Cultivator

Written By Admin Raka on Jumat, 25 Mei 2018 | 14.30.00

TELAGASARI, RAKA - Sebelum menanami tanahnya dengan tanaman biasanya petani terlebih dahulu menggarap sawahnya dengan cara dicangkul. Namun, pekerjaan itu agaknya tidak perlu lagi dilakukan setelah Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat menghibahkan Cultivator yakni alat pengolah tanah tersier. Selain lebih efisien waktu pengelolaan lahannya juga lebih singkat.

Mekanik Cultivator Arif, Kamis (24/5) mengatakan mesin Cultivator adalah mesin pengolah tanah tersier. Biasanya digunakan untuk perkebunan seperti kebun kol, jagung dan kedelai. "Biasanya petani butuh waktu lima jam untuk mengolah tanah seluar satu are, tetapi dengan mesin kapasitas bensin premium 5 liter ini hanya memakan waktu satu jam/are.

Saat ini mesin rakitan Indonesia ini masih dicover untuk bantuan ke berbagai kelompok tani di berbagai Kabupaten/kota. Dengan pengoperasian tak beda jauh dengan sepeda motor, cakar besi yang digerakkan melalui volume ini mampu meringsek tanah semakin dalam dan lembut. "Cultivator ini bantuan Provinsi, kita arahkan teknik pengoperasiannya saja," ujarnya.

Penerima bantuan Cultivator yang juga Ketua Kelompok tani Srijaya Dusun Tegalega Desa Linggarsari, Rohman mengatakan dirinya memang semamg berkebun selain menggarap sawah. Ia beruntung bisa menderima hibah alat Cultivator ini setelah mengajukan ke Provinsi. Di Karawang sendiri ada lima  kelompok dari lima kecamatan yang mendapati bantuan serupa. "Awalnya, sebut Rohman, ia bingung cara mengoperasikan alat ini, namun setelah dijelaskan setidaknya ia semakin faham dan tahu caranya," katanya.

Wal hasil, memang alat ini ia perkirakan sangat bagus dan meminimalisir membengkaknya harga jasa tukang pacul, dimana dalam sehari saja habiskan waktu lebih dari 5 jam, tapi Cultivator ini lebih singkat, yaitu satu jam perliter atau 5 jam perhektarnya. "Alatnya bagus dan memang yang diperlukan, kebetulan saya hobi berkebun sayuran," ungkapnya.

Penyuluh Pertanian Desa Linggarsari, Eva Lady Mustika SP mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemrov Jabar, karena memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dilapangan, artinya alat ini tidak akan terbengkalai karena memang sangat dibutuhkan di areal perkebunan untuk pengolahan tanah tersier, baik cocok tanam kedelai, jagung, kacang dan lainnya.

Bahkan, setelah melihat demo oleh mekaniknya, ia takjub, sebab setidaknya alat ini akan mengurai kebiasaan menggunakan petani garap jasa cangkul yang lama. Ia berharap, alat ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh Kelompok tani Srijaya Linggarsari ini, sehingga dengan hemat tenaga dan waktu, produksi hasil perkebunannya juga semakin meningkat "Cultivator ini mengolah tanah sekunder lebih cepat, semoga ada penambahan pengadaannya lagi nanti, mesinnya simple gak terlalu besar, jadi  pengoprasiannya pun mudah," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template