Desa Manggungjaya-Sumurgede Lebih Dulu Pilih BPD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Desa Manggungjaya-Sumurgede Lebih Dulu Pilih BPD

Desa Manggungjaya-Sumurgede Lebih Dulu Pilih BPD

Written By Admin Raka on Jumat, 11 Mei 2018 | 12.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Edaran Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang  mengatur tahapan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Karawang, baik opsi musyawarah maupun pemilihan harus jadi acuan. Namun, alih-alih banyak yang minat nyalon anggota BPD dan hasil kesepakatan bersama para calon, pemerintah desa dan muspika kecamatan, dua desa di Kecamatan Cilamaya Kulon justru lebih dulu menggelar pemilihan anggota BPD lazimnya pemilihan kepala desa. Padahal, sesuai tahapan, terhitung 9 Mei kemarin desa-desa lainnya baru merampungkan komposisi kepanitiaan sebelas pemilihan BPD.

Kades Sumurgede Yahya Sulaeman mengatakan, penjaringan calon anggota BPD sudah mulai sejak 1-5 Mei, dengan berkas dan syarat sesuai SK bupati. Awalnya, dia rekomendasikan nama-nama tokoh yang nyalon antar dusun itu dikocok saja seperti arisan,  siapa yang keluar itulah yang berhak mendapati jatah keanggotaan BPD. Namun desakan pemilihan ini justru muncul dari para calon sendiri agar bisa dilaksanakan sebelum Ramadan, bahkan ditetapkannya tanggal 10 Mei berdasarkan hasil hitungan kalender kepercayaan masyarakat setempat yang berdampak baik.

Hasilnya, dengan dana talangan sementara, dia lakukan pemilihan anggota BPD ini seperti lazimnya pilkades, dimana 6 Dusun didirikan 6 TPS, karena calon totalnya dari 6 dusun itu ada 19 orang. Sementara sebut Yahya,  dijatahnya berdasarkan SK bupati hanya 9 orang BPD saja. Artinya akan ada 10 calon yang akan tereliminasi. "Pemilihan ini karena atas dasar kemauan para calon sendiri. Kita sudah tawarkan musyawarah dengan dikocok. Tapi ya calonnya ingin pemilihan. Saya katakan silahkan saja, dan ternyata mintanya sebelum Ramadan ini," katanya kepada Radar Karawang, Kamis (10/5) kemarin.

Yahya menambahkan, di Dusun 1 calon hanya satu orang dan tunggal karena memang hanya 1 kuota. Kemudian di Dusun 2, ada tiga calon dengan kuotanya dua orang, Dusun 3 hanya satu orang tapi calonnya ada lima. Di Dusun 4 dari kuota 2 orang, calonnya ada 4. Sementara di Dusun 5, kuota 2 dan calonnya ada 4. Terakhir di Dusun 6, butuhnya 1 BPD dan calonnya 2 orang. Dari 19 orang itu sebut Yahya, ragam faktor mungkin berminat nyalon anggota BPD, bahkan sudah jadi tradisi dari dulu juga banyak Calon di Sumurgede, baik BPD maupun calon kades. "Calon ada yang nyalon sendiri dan ada juga yang didorong masyarakat sekitar dusun. Dari dulu juga Sumurgede mah selalu banyak calon," katanya.

Yahya menambahkan, sistem pemilihan persis seperti pilkades. Semua warga kedusunan cukup bawa KTP elektronik dan akan diseleksi di TPS oleh RT dan RW untuk dinyatakan kebenarannya warga Dusun 1,2 atau 3. Semuanya memiliki hak pilih yang sama dan mencoblos di TPS berdasarkan harapan masing-masing warga. Soal panitia, Yahya menyebut, lebih dari 11 orang dan BPD yang dipilih tetap akan dikukuhkan Oktober nanti bersama dengan desa lainnya.

Kaur Kesos Desa Manggungjaya Heru mengatakan, kuota di Desa Manggungjaya sebanyak 7 anggota BPD. Namun, calon yang terjaring mencapai 11 orang. Sehingga di 4 TPS digelar pemilihan langsung. Panitianya lebih dari 11 orang. Semuanya berjalan lancar dan pemungutan suara juga mulai dilakukan pukul 13.00. "Manggungjaya butuhnya 7 orang, tapi calon ada 11 dan tersebar di setiap kedusunan. Warga yang milih langsung," katanya.

Kades Manggungjaya Dedi Embun mengatakan, dia paham dan tahu tahapan pemilihan BPD berdasarkan edaran bupati berikut teknisnya yang sudah tersosialisasi ke desa-desa. Namun, alasan jadwal pemilihan yang dimajukan, karena berdasarkan kesepakatan calon dengan panitia, bahkan juga keinginan masyarakat. "Ya saya ge tadi na mah ingin sesuai tahapan. Tapi keinginan calon, panitia, dan masyarakat demikian ya kita gelar sekarang," katanya.

Kasie Tata Kelola Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Andry Irawan mengaku, waktu penetapan calon oleh panitia sampai dengan pengambilan sumpah ada ketentuannya. Apakah Sumurgede dan Manggungjaya ini offside tahapan pemilihan BPD, Andry menyebut bahwa pihaknya akan melihat nanti penyampaian kadesnya. Karena waktu penyampaian hasil dari kades sudah ada ketentuannya, karena hal tersebut terkait dengan waktu pengambilan sumpah, yaitu ketika BPD masa keanggotaan 2012-2018 berakhir.

"DPMPD akan melihat dulu apa yang terjadi sebenarnya. Barangkali aktivitas di Desa Manggungjaya dan Sumurgede itu untuk dijadikan bahan musyawarah dusun nanti tanggal 16-31 Juli atau bagaimana, karena petunjuk dari pimpinan sejauh ini ingin meminta penjelasan Kasie Pemerintahan dan Kades dulu supaya Clear," ujarnya.

Disinggung kegiatan pemilihan anggota BPD di dua desa itu apakah ada tembusan ke DPMD, Andri mengaku belum tahu. "Apakah sudah ada surat  tembusannya, tapi belum saya terima, belum hapal juga," katanya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template