Caesar Gratis, Bayi Dirawat Bayar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Caesar Gratis, Bayi Dirawat Bayar

Caesar Gratis, Bayi Dirawat Bayar

Written By Admin Raka on Rabu, 23 Mei 2018 | 15.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Jika sudah memiliki kartu jaminan kesehatan seperti BPJS, jangan terlena saat hamil. Pasalnya, BPJS Kesehatan yang dimiliki hanya bisa mengcover anggota keluarga dalam satu kartu keluarga. Tapi tidak untuk bayi dalam kandungan.

Karenanya, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menyarankan agar ibu hamil dan suaminya daftarkan calon bayi dalam kandungannya ke BPJS Kesehatan sekurang-kurangnya tiga bulan sebelum lahir.

"Waktu anak saya lahir memang gratis, tapi bayinya dirawat. Sementara saya mengira bahwa BPJS yang dimiliki ibu juga bisa memberikan jaminan kepada anak yang dirawat, kenyataannya memang tidak. Ya saya pasrah walaupun lahir sesar gratis, tapi perawatan bayi bayar sampai puluhan juta, ini karena ketidaktahuan," kata Yayan Sopyan, warga Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemahabang, saat kelahiran anak keduanya di RS Lira baru-baru ini.

Kata Ketua TKSK Kecamatan Lemahabang,  Zaenal, masyarakat tidak boleh lengah ketika istrinya sedang hamil hanya dengan bermodalkan BPJS untuk ibu dan suaminya saja. Padahal saat lahir, ada yang bisa dicover saat lahirannya walaupun sesar. Adapula yang terlupakan yaitu untuk perawatan bayi yang dilahirkannya. Sebab, saat dalam kandungan sekurang-kurangnya 7 bulan, keluarga sudah harus daftarkan diri anak dalam kandungan ke BPJS Kesehatan. Tujuannya, agar selain lahirannya sudah gratis, juga perawatan anaknya juga tercover. Jangan sampai sebut Zaenal, mendaftarkan kandungan seminggu sebelum lahiran. Sebab klaim dari BPJS itu berlaku jeda semingguan. Ini dikhawatirkan saat persalinan, BPJS calon bayinya masih belum keluar. Untuk itu, dia imbau agar para bidan desa dan PSM mensosialisasikan hal ini, bahwa mendaftarkan bayi dalam kandungan ke BPJS minimal 3 bulan sebelum lahir ini penting. "Mungkin kurang tersosialisasikan. Buktinya masih ada yang belum tahu," katanya.

Lebih jauh dia berharap, dari pada bayar karena telat mendaftarkan anak dalam kandungan, lebih baik tidak menggunakan BPJS total dan memilih Jampersal atau Jamkesda, daripada harus harus membayar mahal. Untuk itu, jangan salahkan rumah sakit atau tim medis dalam hal jaminan ini, sebab bagaimanapun berbayar itu adalah resiko karena selama itu tidak pernah diurus. "Bidan desa tolong sosialisasikan ini, biar persalinan gratis dan perawatan anak juga gratis. Dorong ibu hamil supaya daftarkan diri anak dalam kandungannya," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template