Bupati Batal Datang, Warga Uring-uringan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bupati Batal Datang, Warga Uring-uringan

Bupati Batal Datang, Warga Uring-uringan

Written By Admin Raka on Selasa, 22 Mei 2018 | 14.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Ratusan warga Cikampek kecewa atas ketidak hadiran Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana di acara operasi pasar murah (OPM) yang digelar di Cikampek. Padahal warga sudah menunggu sejak 07.30 WIB, namun hingga pukul 11.00 WIB bupati tidak kunjung datang, Senin (21/5).

Panitia sendiri mengumumkan agar peserta tidak boleh pulang terlebih dahulu untuk menunggu kehadiran bupati. Namun hingga menjelang tengah hari, bupati belum kunjung datang hingga akhirnya panitia mengumumkan melalui pengeras suara bahwa bupati batal hadir.
Saat ada pengumuman tersebut, warga sontak berteriak menyuarakan kekecewaan. Bahkan sambil meninggalkan tempat, ucapan kekecewaan dilontarkan oleh para peserta.

"Kecewalah, saya nunggu dari jam 07.30 WIB, pengen ketemu bupati. Tapi nggak jadi datang," kata Maemunah warga Cikampek Selatan, pukul 11.00 Wib sebelum meninggalkan tempat duduk.
Alasan dirinya ingin bertemu bupati adalah ingin menceritakan bahwa anaknya sulit mencari kerja. Sehingga saat bertemu bupati dia ingin meminta pekerjaan. Karena Karawang yang dulu dikenal sebagai lumbung padi kini dikenal juga sebagai kota industri. "Pengen minta kerjaan untuk anak saya," katanya.

Sementara Kepala Disperindag Karawang Widjojo GS menyampaikan, bupati memang diagendakan datang ke acara OPM Cikampek. Namun setelah upacara hari kebangkitan nasional (Harkitnas) di Karawang, ada info bahwa Dandim Karawang sakit sehingga lengsung meluncur untuk menjenguk. "Tadinya dijadwalkan datang. Tapi selesai upacara Ibu menjenguk Dandim yang sedang sakit," kata Djojo.

Disinggung mengenai program OPM, Djojo menyampaikan, berkaca pada tahun sebelumnya, ada program OPM dilakukan hanya satu kali di Telagasari, itupun menggunakan anggaran provinsi. Dari situ banyak permintaan warga agar dilakukan OPM. Oleh karenanya tahun ini diagendakan 6 titik. "Satu titik menggunakan anggaran provinsi, lima titik anggaran kabupaten," katanya.

OPM sengaja dilakukan di bulan Ramadan untuk memenuhi kebutuhan sembako warga kurang mampu. Selain itu bertujuan juga untuk mengendalikan harga sembako selama Ramadan. "Intinya kami membantu masyarakat untuk mendapatkan sembako murah," tambahnya.

Untuk jumlah kekuarga Penerima Manfaat (KPM) di Cikampek sendiri sebanyak 3.051. Mereka mendapat satu kupon seharaga Rp53.000 untuk paket yang berisi gula 2 Kg, minyak goreng 5 liter dan beras 5 Kg. Sedangkan untuk harga normal paket tersebut adalah Rp111.450. "Kita keliling ke enam titik untuk menjalankan program ini," bebernya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template