Bulan Puasa Rawagede Sepi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bulan Puasa Rawagede Sepi

Bulan Puasa Rawagede Sepi

Written By Admin Raka on Senin, 21 Mei 2018 | 17.30.00

RAWAMERTA, RAKA- Taman makam pahlawan monumen Rawagede nampak sepi dari pengunjung meskipun hari libur. Tak ada seorang pun yang terlihat di area sekitar monumen selain penjaga dan pengelola monumen Rawagede. Menurutnya, hal tersebut di duga karena beberapa faktor.

Dikatakan pengelola taman makam pahlawan Rawagede, Sukarman, sejak awal bulan Ramadan hingga Minggu (20/5) pagi, tidak ada seorang pun yang sengaja berkunjung ke monumen Rawagede. Dirinya menilai hal tersebut, karena kurang minatnya anak zaman sekarang terhadap sejarah, libur sekolah dan kebiasaan pelancong saat mendatangi monumen Rawagede yang membawa bekal makanan untuk sengaja disantap di area monumen. "Kalau sekarang kan bulan puasa, mungkin mereka gak ada alasan untuk main ke Rawagede. Lagipula sekolahnya juga libur. Gak ada satupun orang yang sengaja ngabeubeurang ke monumen," katanya, kepada Radar Karawang.

Terlebih, mayoritas pengunjung monumen Rawagede yaitu siswa. Sedangkan untuk saat ini, setelah ujian nasional (UN) dan Ramadan, kegiatan belajar mengajar masih libur. Namun yang paling berpengaruh sepinya pengunjung monumen, kemungkinan karena bulan Ramadan. Saat berjalan-jalan, dipastikan para pengunjung tidak bisa sambil makan atau pun ngemil karena kewajibannya. "Biasanya yang datang itukan sambil makan dan buka timbel, sekarang kan bulan puasa. Dari semenjak awal puasa, monumen sepi," ucapnya.

Di katakannya, sepinya monumen tersebut, di nilai wajar jika terjadi di bulan Ramadan. Yang ia khawatirkan, ketika anak muda ataupun pelajar sudah tidak lagi mempunyai minat untuk menggali sejarah. Karena akan sangat riskan ketika anak muda dan pelajar tidak menyukai sejarah. Hingga saat ini, dirinya masih menunggu siapa penerus yang bisa menjelaskan secara detail tentang adanya sejarah taman makan pahlawan Rawagede ini. Dirinya tidak ingin jika monumen Rawagede ini hilang akibat generasi muda yang pasif dan tidak peduli sejarah. "Udah biasa kalau bulan Ramadan sepi pengunjung. Asal jangan pemuda yang sampai mepukan sejarah," tutupnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template