BOS Macet, USBN Utang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BOS Macet, USBN Utang

BOS Macet, USBN Utang

Written By Admin Raka on Jumat, 04 Mei 2018 | 12.15.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Setelah macet di triwulan pertama, Bantuan Operasional Sekolah (Bos) sudah cair Maret lalu. Namun, pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dimulai Kamis (3/5) kemarin, nampaknya kembali tersendat.

Pasalnya, BOS yang sudah beralih lewat giro tersebut, kembali belum turun untuk triwulan kedua. Akibatnya sejumlah kepala sekolah memutar otak untuk menalangi operasional USBN selama tiga hari kedepan.

Kepala SDN Ciwaringin IV Rojak mengatakan, USBN SD digelar mulai Kamis hingga Sabtu mendatang, mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Kebetulan, lokasi USBN disatukan 4 SD sekaligus, yaitu SDN Ciwaringin 1 sebanyak 24 siswa, SDN Ciwaringin 2 sebanyak 53 siswa, SDN Ciwaringin 3 sebanyak 40 siswa dan SDN Ciwaringin 4 sebanyak 24 siswa, totalnya 141 siswa. Hari pertama sebut Rojak, semua siswa hadir penuh dengan pengawasan silang dari SD luar Ciwaringin, dengan jumlah 18 pengawas. "Selama pelaksanaan kegiatan USBN memerlukan operasional dan transportasi bagi para pengawas, namun BOS untuk triwulan kedua ini masih belum cair," katanya.

Abdul Qodir, guru SDN Pulojaya 1 mengatakan, dana BOS lambat cair, padahal pelaksanan USBN sudah dimulai. Dia berharap dana operasional ini bisa segera cair setelah USBN selesai. Setidaknya bisa mengcover pelaksanaan yang sementara banyak ditalangi dulu, baik oleh uang pribadi kepala sekolah maupun pinjaman kepada pihak ketiga. "Harapannya semoga bisa cair setelah USBN. Biar bisa tercover operasional yang sementara ini ditalangi dulu," katanya.

Lebih jauh Rojak menambahkan, karena BOS belum turun terlepas karena peralihan ke giro di triwulan ke dua ini, yang jelas pihaknya bersama kepala sekolah lainnya mencari cara untuk pengadaan uang operasional. "Gak tahu alasan lambat cair lagi, padahal sudah ke giro. Kita talangi saja dulu selama USBN mah," Katanya.

Staf Koorwilcambidik Telagasari Agus Wahyudi mengatakan, di Kecamatan Telagasari, dari total 1.035 siswa yang melaksanakan USBN, dua diantaranya absen di SDN Linggarsari 3. Entah karena pindah domisili atau sakit, dia masih belum menerima keterangan resmi dari pihak sekolah. "Jika sakit, masih ada waktu susulan nantinya. Jika pindah sekolah tidak memungkinkan, karena semua siswa kelas VI sudah tidak bisa pindah sekolah karena sudah punya nomor induk khusus kepesertaan USBN," katanya. (rud)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template