Berburu Kartu Kuning: Lulus Sekolah Langsung Cari Kerja - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Berburu Kartu Kuning: Lulus Sekolah Langsung Cari Kerja

Berburu Kartu Kuning: Lulus Sekolah Langsung Cari Kerja

Written By Admin Raka on Sabtu, 05 Mei 2018 | 19.00.00


LEMAHABANG WADAS, RAKA - Siswa SMA dan SMK langsung berburu pekerjaan begitu usai pengumuman kelulusan. Hal itu bisa dilihat melalui kantor pelayanan pembuatan kartu kuning di Kecamatan Lemahabang. Dalam sehari petugas bisa melayani hingga 30 pemohon kartu kuning. Padahal biasanya paling banyak tiga lembar kartu.
Petugas Pelayanan Pembuatan Kartu Kuning Kantor Kecamatan Lemahabang Hanafi mengaku permintaan kartu kuning meningkat sepekan terakhir. Biasanya, ia hanya membuat kartu pencaker ini sebanyak 2-3 lembar saja, tapi saat ini bisa mencapai 30 lembar setiap hari. "Sehari permintaan kartu kuning bisa sampai 30 kartu. Ini karena sekarang ini kan musim kelulusan siswa SMA," katanya.
Bagi para lulusan SMA ini, sebut Hanafi, tidak usah risau. Cukup membawa foto Copy KTP, KK, ijasah kelulusan dan pas photo 2x3, kartu kuning bisa selesai sekitar lima menit setelah ditandatangani pejabat terkait. Kemudian, siswa harus foto copy 10 lembar jika kartu kuningnya selesai untuk dilegalisir dan berlaku selama 6 bulan.
Hanafi menambahkan, selama sebulan terakhir ini, pihaknya sudah mencetak kartu kuning lebih dari 336 lembar. Diharapkan, para siswa bisa melampirkan syarat - syarat berkas secara lengkap saat hendak membuat kartu kuning. Ia ingatkan, jika kartu itu sudah 6 bulan maka sudah tidak berlaku lagi harus diperpanjang. "Berlakunya enam bulan, kalau sudah kadaluarsa silahkan datang lagi untuk memperpanjang," pungkasnya.
Salah seorang siswa lulusan SMA asal Lemahabang, Judin mengatakan, pelepasan siswa sudah selesai, dan dirinya menerima keterangan lulus dari sekolah. Namun, setelah UNBK, dia sudah ancang-ancang mempersiapkan segala berkas untuk mencari pekerjaan. Seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Kartu kuning pencaker di Kecamatan.
Dua berkas ini diperlukan selain identitas di KTP el, KK dan transkip nilai untuk melamar pekerjaan. Walaupun, proses pembuatan kartu kuning dan SKCK ini cukup banyak, karena teman-teman yang lainnya juga sama membuat, tapi ia apresiasi kartu yang dibutuhkannya itu rampung hanya berselang beberapa menit saja. "Antre sih, kita bersama teman sekelas ikut membuat kartu kuning bareng-bareng," katanya.
Disinggung pekerjaan apa yang akan dicari dan tujuannya, Judin mengaku masih bingung, tetapi yang jelas dirinya akan berusaha mencari sampai pekerjaan di dapat. Karena berkas semuanya sudah lengkap, tinggal kemauan dan kerja kerasnya mencari, baik di kawasan KIIC maupun kawasan industri lainnya. Termasuk mencari lowongan yang disuguhkan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Bursa Kerja Khusus (BKK) dan lainnya. "Berkas sudah lengkap, tinggal nyari kerjanya, belum hapal mau kemana," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template