Baru Satu Desa Cairkan Dana Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Baru Satu Desa Cairkan Dana Desa

Baru Satu Desa Cairkan Dana Desa

Written By Admin Raka on Senin, 14 Mei 2018 | 14.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Meski Presiden Jokowidodo memastikan dana desa bisa cair sejak tanggal 1 Januari 2018 lalu. Namun hingga saat ini, di wilayah Kecamatan Cikampek baru satu desa yang mencairkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu.
"Untuk dana desa satu desa yang sudah pencairan yang lain dalam proses," kata Pegawai Kecamatan Cikampek H Hendi Suharyadi.

Adapun satu desa yang sudah mencairkan dana desa adalah Desa Kamojing, sedangkan untuk sembilan desa lainnya ada yang masih harus menyelesaikan surat pertanggungjawaban (SPJ)-nya terlebih dahulu ada juga yang berkas pengajuannya sudah sampai ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). "Karena tidak bisa anggaran dicairkan tanpa SPJ terlebih dahulu dan tanpa adanya pengajuan," tambahnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, khusus untuk dana desa ada dua desa lain yang sudah mengajukan yaitu Desa Cikampek Barat dan Desa Kalihurip. Kemudian untuk alokasi dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) II juga baru Desa Cikampek Barat dan Kalihurp yang sudah mengusulkan. Sedangkan untuk bangub baru Desa Kalihurip saja yang sudah mengusulkan. "Tapi unduk SPJ sebenarnya semuanya sudah beres. Jadi tinggal proposal usulan saja," bebernya.

Sekretaris Desa Dawuan Tengah Salmon Mustafa pernah menyampaikan, pemerintahan desa merasa dipersulit untuk bisa menjemput angaran transfer baik dari APBN, APBD I maupun APBD II. Oleh karenanya dia sendiri lebih memilih menunggu desa lain terlebih dahulu untuk bisa menjemput anggaran tersebut. "Daripada harus bolak-balik ke DPMD, mending nunggu desa lain yang sudah beres. Nanti tinggal diduplikasi aja berkasnya," bebernya.

Seharusnya, tambah Salmon, pemerintah daerah bisa meluncurkan aplikasi yang bisa menyederhanakan pengajuan atau usulan termasuk SPJ. "Misalkan gandeng perguruan tinggi yang ada di Karawang untuk membuat aplikasi penganggaran. Tugas pemdes hanya tinggal input data saja dan semuanya selesai," pintanya.

Karena, tambah Salmon, di era teknologi seperti saat ini, sangat disayangkan jika SPJ dan usulan anggaran masih menggunakan kertas. Semuanya harus berbasis teknologi sehingga dalam prosesnya juga tidak boros. "Saya pernah mengirim foto berkas pengajuan melalui SMS Gateway Pak Jokowi, dan jawabannya sungguh pemborosan," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template