Baru 11 Desa Nikmati ADD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Baru 11 Desa Nikmati ADD

Baru 11 Desa Nikmati ADD

Written By Admin Raka on Rabu, 23 Mei 2018 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Pegawai mana yang sabar jika hak kesejahteraannya molor hingga lima bulan. Tidak terkecuali para perangkat desa yang sudah lama menanti penghasilan tetap (siltap) dari alokasi dana desa.

Akibatnya, selain membikin kendor kinerja para perangkat desa, dana talangan untuk menutupi kegiatan tersebut juga minim. Usut punya usut, dana yang diharapkan tersebut ternyata baru diajukan sepekan terakhir, bahkan 11 desa diantaranya sudah cair.

Sekretaris Desa Sukajaya Syaikhu mengatakan, wajar jika ada perangkat desa yang malas kerja, karena haknya selama lima bulan ini belum kunjung turun. Tak jarang, baik sekdes maupun kepala desa menjadi bulan-bulanan perangkat desa yang menagih honor. Di sisi lain mengandalkan Iuran Rutin Desa (IRTD) nominalnya belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup para perangkat desa. Bahkan tanpa dana talangan apapun, perangkat desa tetap bekerja seperti biasa. "Malas mah wajar, tapi gak sampe ada yang berhenti mah," katanya kepada Radar Karawang, Selasa (22/5) kemarin.

Lebih jauh Syaikhu mengatakan, dirinya memang kesal juga memberikan jawaban, karena antara siltap dengan kinerja ada hubungan satu sama lain. Karena honor dari pendapatan asli desa juga tidak seberapa. Semua ajuan juga sempat tersendat akibat adanya sistem Siskudes yang kembali berubah-ubah. "Ajuan sudah format juga sudah benar, tinggal menunggu saja sekarang mah," katanya.

Kabid Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Encep Komarudin mengatakan, dana siltap sudah terparkir lama di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), namun pemerintah desa lambat mengajukan. Selain Siskudes yang kembali baru ditatar lagi baru-baru ini, pajak dan pembuatan APBDes 2018 juga masih belum juga tuntas. Akibatnya, baru sepekan ini hampir 200 ajuan ADD untuk siltap masuk meja DPMPD Karawang. Bahkan, ada yang salah satu huruf, satu nomer, salah nama, gelar atau tanggal dikembalikan BPKAD ke DPMPD untuk kemudian dikembalikan lagi ke desa. Akibatntya, pemerintah desa harus membuat ulang izin prinsipnya. "Pemerintah desa harus semakin teliti dan rapi dalam menyusun laporan dan ajuan. Karena, hal itu beresiko berulangkali bolak-balik perbaikan," katanya.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Eko ini menambahkan, dari total yang masuk, selama lima bulan terakhir ini siltap dari ADD sudah ada 11 desa yang mencairkannya. "Mudah-mudahan tidak sampai kelewat Idul Fitri, hak kesejahteraann para perangkat desa bisa cair dan sudah dinikmati. Syaratnya, kalau ajuan masuk dan benar tanpa kesalahan," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template