Arief Didesak Pasang Lampu Merah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Arief Didesak Pasang Lampu Merah

Arief Didesak Pasang Lampu Merah

Written By Admin Raka on Jumat, 04 Mei 2018 | 15.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang akhirnya menanggapi serius kemacetan di Perempatan Mall Resinda. Dalam waktu dekat ini dinas itu akan memasang lampu merah di titik tersebut. Bahkan bukan cuma di perempatan itu tetapi di sepanjang jalur Interchange Karawang Barat juga akan dipasang marka jalan.

"Memang, jalur Interchange Karawang Barat belum sepenuhnya dilakukan pemasangan lampu merah. Nanti akan dicoba digulirkan pada anggaran perubahan," ucap Kadishub Arief Bijaksana Maryogo, Kamis (3/5) ketika dihubungi via ponsel.

Malah Arief berharap, setelah pengajuan pembangunan lampu merah digulirkan bisa secepatnya dipasang semua kebutuhan marka jalan di sepanjang jalur penting Karawang Barat itu. "Nanti semua kebutuhan marka juga akan dipenuhi," lanjut Arief.

Pantauan Radar Karawang di lokasi, sekitar perempatan  Mall Resinda di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, memang selalu macet. Pengendara baik motor maupun mobil berebutan saling mendahului. Kondisi ini yang membuat sekitar perempatan Mall Resinda selalu macet. Terutama dari sisi jalur tengah bagi pengendara yang akan memasuki kawasan Resinda harus antre.

Bahkan bukan cuma persoalan macet, tetapi kerap terjadi cekcok sesama pengendara karena masing-masing tidak mau mengalah ketika akan melintasi pertigaan Mall Resinda itu. Seperti diutarakan Rahma Istianti (28) pengendara mobil dari arah Kota Karawang, kondisi macet seperti itu hampir setiap hari dialaminya. "Satpam hanya mengatur lalulintas masuk hotel dan mall nya saja sedangkan masuk kawasan Resinda tidak diatur, tapi kalau ada lampu pengatur lalulintas pasti gak akan macet," terang dia.

Sementara pedagang kaki lima di bahu jalan Interchange Karawang Barat, Pratama (30), mengatakan kadang kesalahpahaman antara pengendara terjadi. Malah dia sendiri pernah menyaksikannya, dua pengendara motor saling ngotot karena merasa masing-masing berhak melintasi perempatan lebih dulu. "Mereka sampai memberhentikan kendaraannya lalu adu argumen. Karena khawatir adu jotos, kami melerainya. Tetapi persoalannya kan gara-gara ulah mereka lalu intas jadi macet," ucapnya.

Di tempat terpisah, petugas keamanan kawasan Resinda yang enggan menyebutkan namanya menyebutkan, pengaturan lalulintas dilaksanakan di waktu pagi dan sore hari. Dia mengakui jika volume kendaraan selalu padat, jika pun terjadi begitu petugas satpam pasti melakukan pengaturan agar tidak terjadi kemacetan. "Kami juga dibantu oleh petugas satpam yang lain, seperti dari hotel dan mall, agar tidak terjadi kemacetan. Memang saat ini aktivitas kendaraan yang melintasi akses Interchange cukup padat setiap hari. Ditambah lagi karakter pengendara yang tidak mau mengalah. Sehingga dengan keberadaan lampu merah nanti pengendara bisa tertib lalulintas," ujarnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template