Antisipasi Ancaman Teroris - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Antisipasi Ancaman Teroris

Antisipasi Ancaman Teroris

Written By Admin Raka on Jumat, 18 Mei 2018 | 17.00.00

Linmas Lemahabang Konsolidasi

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Meski perintahnya belum bersifat instruksi, namun pernyataan Kabid Linmas Satpol PP Supriatna yang mengingatkan agar satuan perlindungan masyarakat (linmas) menjadi garda terdepan untuk menutup cela masuknya pelaku aksi teroris dengan meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan, ditanggapi serius satpol PP Lemahabang.

Kemarin, linmas sekecamatan Lemahabang dikumpulkan di halaman kantor Kecamatan Lemahabang. Selain diingatkan mengenai kerawanan aksi kriminal selama ramadan, para linmas yang dibina Kasie Trantib, Koramil dan Polsek Lemahabang itu juga dilibatkan upaya pencegahan ancaman terorisme di lingkungan desa masing-masing. "Anggota Linmas ini diarahkan untuk terlibat dalam pengamanan di desa masing-masing selama ramadan karena kriminalitas dan kejahatan diprediksi meningkat, utamanya di waktu-waktu rumah ditinggal pemiliknya saat tarawih, subuh, maupun jelang berbuka puasa," ucap Kasie Trantib Lemahabang, Indra Kelana.

Indra juga menambahkan, selain tugas-tugas tersebut kehadiran linmas juga diharapkan bisa menjadi garda terdepan pengawasan terhadap potensi disusupinya wilayahnya oleh para pelaku aksi teroris. Selain mengatakan kegiatan pembinaan Linmas itu merupakan agenda bulanan. Selain diberikan sisa Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Mako Pol PP, para anggota Linmas juga dibekali tongkat senter kepada Trantib di Desa masing-masing sebagai bekal yang menunjang kegiatannya di lapangan. Karena itu, ia imbau semua Linmas bisa menciptakan rasa aman bagi masyarakat desa dengan menghidupkan kembali siskamling dan penjagaan di pusat-pusat perbelanjaan. "Selama ramadan, angka kriminalitas khawatir meningkat, maka kita lakukan pencegahan dengan melibatkan Linmas untuk selalu siaga dilingkungan desa masing-masing," katanya.

Lebih jauh Indra menambahkan, dalam waktu dekat trantib dan linmas akan dilibatkan dalam kegiatan operasi yustisi, utamanya untuk pencegahan aksi terorisme. Satu diantara kegiatannya adalah menyisir kontrakan yang ada di Lemahabang, sebab pihaknya menemukan kontrakan dimana penghuninya tidak memiliki sama sekali kartu indentitas diri, ini merupakan bukti bahwa aturan yang dulu pernah ada di tiap-tiap desa tamu wajib Lapor 1x24 jam diabaikan, utamanya oleh para pemilik kontrakan.  Sebab, sebut Indra, identitas ini penting  yaitu sebagai data bagi aparat di desa tentang administrasi kependudukan.

Kondisi ini sebutnya, jangan sampai membuat semua pihak Kecolongan, sehingga bukan tak mungkin aksi terorisme itu terjadi dari kontrakan yang sudah disisir. "Terkadang kita selalu lengah dan kecolongan urus identitas penghuni kontrakan saja, termasuk para pemilik kontrakan yang orientasi bisnisnya lebih diutamakan ketimbang identitas," katanya.

Lebih jauh ia berharap, keamanan merupakan tanggungjawab bersama, bukan saja linmas dan aparat lainnya. Untuk itu, pencegahan atas upaya kejahatan apapun harus di antisipasi sedini mungkin. Untuk itu, Linmas di desa jauh lebih tahu kondisi masyarakat sekitarnya, sehingga upaya pencegahan itu bisa diantisipasi sedini mungkin.

"Keamanan adalah tanggungjawab semua pihak, mari antisipasi sedini mungkin," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template