14 RS Layani Korban Kecelakaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 14 RS Layani Korban Kecelakaan

14 RS Layani Korban Kecelakaan

Written By Admin Raka on Kamis, 24 Mei 2018 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Sebanyak 14 rumah sakit dinyatakan bekerjasama dengan Jasa Raharja untuk melayani warga Karawang yang menjadi korban kecelakaan di jalan raya. Dari belasan rumah sakit yang semuanya berada di Karawang itu dua diantaranya RSUD Karawang dan RSIA Titian Bunda. 

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Karawang Fredy Erens Ransoen menyampaikan itu kepada Radar Karawang, Rabu (23/5). "SekabupAten Karawang ada 17 rumah sakit dan kita sudah buatkan MOU dengan 14 RS diantaranya," terang Fredy.

Dikatakan Fredy, untuk perawatan korban kecelakaan yang masuk RS yang sudah MOU dengan Jasa Raharja, korban sudah tidak perlu lagi membayar kepada rumah sakit bersangkutan, jadi untuk tagihan pembayarannya semuanya ke Jasaraharja dan RS nya sendiri yang akan menagi nanti.

Masih dikatakan Fredy, masyarakat saat ini sudah tidak harus pusing lagi seketika ada anggota keluarganya yang mendapatkan kecelakaan di Jalan raya. Cukup dengan membawanya ke RS yang telah MOU maka biaya yang dibutuhkan langsung akan cair. "Untuk mencairkan biaya pengobatan sebelumnya harus ada laporan peristiwanya dari pihak kepolisian," ujar Fredy.

Dikatakan Fredy, proses pemberian santunan bagi korban kecelakaan lalulintas jalan, baik angkutan umum, darat, laut, udara dan penyebrangan, dari pihak keluarga cukup melaporkan, kecelakaannya kepada pihak kepolisian. setelah melaporkan nantinya jasaraharja yang bekerja memproses sehingga bisa mendapatkan santunan untuk diberikan kepada penerima waris.

Bahkan dalam pemberian santunan kepada korban kecelakaan saat ini, kata Fredy, sudah tidak bisa lagi dilakukan secara manual alias harus melalui perbankan dengan membuka rekening bank.

"Maksud dan tujuannya memudahkan korban laka, dan pembayaran santunan yang tidak bisa lagi secara manual dan harus lewat rekening sebab petugas kita tidak lagi bersentuhan dengan uang. Semua ini agar memberikan keamanan dan kenyamanan serta keutuhan uang yang diterima kepada yang berhak menerimanya secara utuh," katanya, seraya menyebutkan jika rekening yang dipakai tidak bisa memakai rekening orang lain, tetapi boleh menggunakan rekening ahli waris.

Lanjut Fredy, setelah pihak keluarga melaporkannya kepada polisi, nantinya dari jasaraharja yang akan bekerja, untuk mendapatkan santunan. "Klaim bisa dipercepat dengan bantuan laporan kejadian pihak kepolisian. Karena dengan terbitnya laporan polisi kita bisa dengan segera mungkin membayarkan santunannya," terang Fredy.

Dijelaskan juga, mengenai besaran santuan yang harus dibayarkan untuk korban meninggal dunia mencapai Rp 50 juta, sementara untuk perawatan maksimalnya mencapai Rp 20 juta dan biaya penguburan Rp 4 juta. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template