UN Tidak Wajib Bagi Siswa SLB - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » UN Tidak Wajib Bagi Siswa SLB

UN Tidak Wajib Bagi Siswa SLB

Written By Admin Raka on Rabu, 25 April 2018 | 17.24.00

PURWAKARTA,RAKA - Di saat siswa umum mengikuti Ujian Nasional (UN), siswa sekolah luar biasa (SLB) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) pun melakukan hal yang sama. Namun, bagi siswa SLB, UN tidak wajib. Siswa yang tidak mampu mengikuti UN diperbolehkan untuk tidak mengikutinya.
Kepala Sekolah SLB Purwakarta, Gun Gun Guntara, mengatakan, ada empat orang siswa SLB yang mengikuti UN, dan keempatnya merupakan tuna rungu. "Untuk UN di SLB Purwakarta yang mengikuti ada empat orang, keempatnya adalah pelajar tuna rungu," kata Gun Gun, Selasa (24/4) kemarin.
Selain itu, lanjut Gun Gun, selama UN berlangsung, ada juga sebanyak 22 pelajar yang terbagi ke dalam empat ruangan kelas terpisah sedang mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Nasional. "Selain UN ada juga pelajar SMP kami yang sedang melaksanakan USBN sebanyak 22 pelajar. 21 pelajar tuna grahita sisanya satu pelajar tuna netra," katanya.
Lebih jauh Gun Gun menerangkan, untuk soal UN berasal dari pusat, sementara soal USBN adalah hasil musyawarah para guru yang berdasarkan kisi-kisi soal UN pusat.  "Soal adanya perbedaan antara pelajar yang mengerjaan UN dan USBN, hal itu melihat kemampuan pelajar tersebut, dan kita lihat dari evaluasi wali kelas,  siap UN atau baru siap USBN dulu. Kita tidak memaksakan," jelasnya.
Sementara, ketua pelaksana Ujian SLB Negeri Purwakarta, Khatmi Luthfi Nursy mengatakan, empat dari 26 siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri Purwakarta mengikuti UN. Sementara sisanya mengikuti USBN. Keempatnya nampak lancar mengerjakan butir soal mata pelajar Matematika di hari kedua tersebut. "26 siswa itu terbagi 5 ruangan, yang mengikuti UN hanya ruang 2 B diisi oleh 4 siswa tunarunggu," ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan ujian di SLB tentu berbeda dengan sekolah pada umumnya yang semua siswa wajib mengikuti ujian. Di SLB, kata Khatmi, sebagian siswa diperbolehkan tidak mengikuti UN. Hal itu berdasarkan kemampuan peserta didik."Kalau yang belum mampu mengikuti UN kita arahkan untuk mengikuti USBN, kedua ujian itu akan berakhir pada Kamis," katanya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template