Suket Manual Belum Terdaftar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Suket Manual Belum Terdaftar

Suket Manual Belum Terdaftar

Written By Admin Raka on Kamis, 19 April 2018 | 16.30.00

Tidak Bisa Jadi Syarat Dapatkan Hak Pilih  

KARAWANG, RAKA - Warga pemegang Surat Keterangan (Suket) manual diminta supaya mengganti suketnya dengan Suket Pengganti KTP Elektronik. Hal itu penting dilakukan karena Suket manual tidak bisa menjadi syarat untuk mendapatkan hak pilih.
"Yang dikasih suket manual itu sudah kita himbau jika dalam waktu 1-2 minggu ke depan harus kembali lagi ke Disdukcatpil untuk menggantinya dengan suket yang telah mendapatkan penunggalan dari Kementerian Dalam Negeri," ucap Pelaksana Pelayanan Suket H. Endang Suhendar kepada Radar Karawang, Rabu (18/4).
Saat ini, terang Endang sebanyak 3.371 orang di Kabupaten Karawang memiliki Surat Keterangan manual. Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcatpil)  mengeluarkan dokumen tersebut atas permintaan masyarakat untuk keperluan melanjutkan sekolah. "Suket manual itu diterbitkan atas dasar permintaan masyarakat sendiri, sebagai bukti yang bersangkutan sudah melakukan perekaman. Sebab dibulan-bulan kemarin untuk penunggalan cukup lama bisa sampai 3 hingga 4 bulan," ujarnya di ruang kerja.
Dijelaskan Endang, diawal sebelum dicetaknya suket tersebut pemohon sudah dihimbau jika dokumen tersebut hanya bisa dipakai untuk hal-hal tertentu saja seperti masuk ke Universitas dan lainya. "Suket manual itu memang tidak bisa untuk digunakan untuk keperluan perbankan. Sebab Nomer Induk Kependudukannya belum terproses di Kementerian Dalam Negri," ucapnya.
Selain itu, tambah Endang, suket manual juga dicetak sebagai bukti pemegang suket tersebut sudah melakukan perekaman. Jadi bukan menjadi dasar Suket terdaftar pengganti kartu tanda penduduk (KTP), yang berfungsi sebagai pengganti KTP-elektronik.
Sampai sekarang ini pelayanan suket manual masih terus berlanjut, namun pemohon diingatkan sebelum dilakukan percetakan jika dokumen kependudukan itu hanya sebagai bukti jika yang bersangkutan telah melakukan perekaman, bukan suket yang fungsinya sebagai pengganti KTP-e. "Kita untuk pelayanan  masih mengeluarkan karena dasarnya permintaan masyarakat, dan diingatkan jika seminggu setelah itu kembali lagi untuk mendapatkan suket pengganti KTP-el," paparnya.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dwi Agus Suprapto menyampaikan, pihaknya membenarkan jika suket itu ada dua jenis. Ada Suket manual yang dikeluarkan Disdukcatpil untuk melanjutkan sekolah, dan ada suket yang telah mendapatkan penunggalan dari Kementerian Dalam Negeri. "Suket itu iya ada dua, yang manual dikeluarkan karena adanya permintaan masyarakat untuk kepentingan melanjutkan sekolah," ujarnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template