Srikandi Orange Beraksi di Galuhmas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Srikandi Orange Beraksi di Galuhmas

Srikandi Orange Beraksi di Galuhmas

Written By Admin Raka on Sabtu, 21 April 2018 | 13.15.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Hidup adalah perjuangan dan pantang menyerah. Sekalipun harus bergelut dengan baunya sampah namun pengabdian tetap menjadi prioritas pekerjaan yang digeluti.
Inilah prinsip kerja Srikandi-Srikandi Orange yang selalu berjibaku dengan sampah yang bertebaran di wilayah Sentra Niaga Galuh Mas, Sukaharja, Telukjambe Timur. Mereka beraksi subuh dan menjelang malam baru pulang. Seperti diungkapkan Wacih  (38)  di lokasi kerjanya di Jalan Sentra Niaga Galuhmas,  Jumat (20/4), ia adalah satu dari sekian banyak perempuan yang berprofesi sebagai petugas kebersihan di Sentra Niaga Galuhmas.
“Saya sudah 5 tahun bekerja sebagai petugas kebersihan di kawasan Galuhmas. Soal upah, meski masih dirasa kurang tetapi saya merasa senang bisa memberikan kenyamanan untuk masyarakat," akui Wacih, ia merasa bersyukur bisa tetap bekerja dibawah naungan Manajemen Sentra Galuhmas. Dorongan menjadi penyapu jalan hanya untuk menyambung hidup keluarganya dan menginginkan Kota Karawang terbebas dari sampah, dan ia sesalkan masih rendahnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya.
Menjadi petugas kebersihan memang membutuhkan kesabaran dan kerja keras. Dirinya menegaskan bukan satu perempuan saja yang bekerja sebagai tukang sapu jalan tetapi lumayan banyak. "Di area tugas saya ada 15 orang perempuan yang setiap hari membersihkan sampah di kawasan niaga Galuh Mas ini. Entah itu di Karawang Central Plaza maupun mall-mall yang lain," ucapnya.
Begitu pun dengan Siti Saadah (38) rekan Waduh. Dirinya pun menuturkan, selepas suaminya meninggal 4 tahun silam, dia berupaya mencari pekerjaan. Perempuan lulusan SMP Itu mengakui betapa sulit mencari pekerjaan. "Rekan saya yang awalnya mengajak bekerja menjadi petugas kebersihan, dan saya langsung menerimanya, dan jadilah sampai sekarang saya bekerja disini," ucapnya.
Ibu dua anak asal  Kampung Babakan Ngantay, Desa Pinayungan itu mengaku, tidak ada yang sulit jika mau berupaya. Asal tidak menganggap sulit pekerja maka semua akan menjadi ringan. "Yang penting ikhlas melakukan pekerjaan. Itu aja sih kuncinya," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template