SMPN 2 Lemahabang Batal Direhab - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » SMPN 2 Lemahabang Batal Direhab

SMPN 2 Lemahabang Batal Direhab

Written By Angga Praditya on Kamis, 12 April 2018 | 17.30.00

LEMAHABABANG WADAS, RAKA - Sejak diajukan pada 2017 lalu, sebanyak empat rombel SMPN 2 Lemahabang sempat mau direalisasikan tahun ini. Namun, meskipun sudah mengantongi izin penghapusan aset, bangunan lapuk yang sudah dikosongkan tiga tahun terakhir itu batal digarap setelah pemerintah memperioritaskan dua SMP Negeri di wilayah yang sama.
Kepala SMPN 2 Lemahabang Yoyon Sumaryono mengatakan, tiga rombel dan satu ruangan keterampilan diajukan rehab tahun 2017. Hasil tinjauan Kabid saat itu, masuk prioritas dan harus realisasi tahun 2018 ini. Bahkan, saat Musrenbang Kecamatan, bangunan layak rehab ringan dan berat ini sudah masuk, tetapi saat di cek bulan Faebruari - Maret ke PUPR, ternyata tidak ada.
Usut punya usut, sebut Yoyon, bangunan yang lebih diprioritaskan adalah SMPN 3 Karawang Barat yang sebelumnya terdampak kebakaran dan  SMPN 1 Batujaya yang mana bangunan sebelumnya sempat ditinggal pemborong. Sehingga, untuk rehab SMPN 2 Lemahabang ini nihil, dan dipending realisasinya di tahun 2019 mendatang. Padahal, pihaknya sudah menurunkan material bangunan atap bangunan yang rawan terjatuh, termasuk kayu-kayu bangunannya. "Kita sudah mengajukan sejak tahun 2017 Tapi saat di cek ternyata realisasinya kalah prioritas dengan 2 SMP lainnya, sehingga untuk SMPN 2 Lemahabang ini diperkirakan tahun 2019 mendatang," ungkapnya.
Lebih jauh Yoyon menambahkan, khusus ruangan keterampilan yang biasa digunakan, selain bangunannya, alat-alatnya juga sudah rusak. Sehingga, ia arahkan agar siswa menghindari bangunan itu saat bermain. Alasannya, selain sudah tua kaso-kasonya juga rawan ambruk mendadak, sebab bangunan itu dibangun belasan tahun lalu.  karena saat ia masuk dua tahun lalu ruangan tersebut sudah dikosongkan untuk kegiatan keterampilan siswa.
Sementara tiga rombel lainnya sampai saat ini masih digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar. Adapun kriteria Rehab statusnya ringan atau berat ia serahkan pada hasil checking konsultan di lapangan nantinya,  yang jelas ia akan mengajukan ulang 4 rombel ini agar realisasi tahun 2019 mendatang terwujud. "Jangankan bangunannya, alat-alat keterampilannya saja sudah hilang dan juga rusak sementara relokasi ke ruang laboratorium,  sehingga khusus ruangan itu benar-benar tidak digunakan sama sekali," ungkapnya.
Yoyon berharap,  walaupun di tahun ini dicoret atau tidak masuk karena belum dalam kategori prioritas, setidaknya ia inginkan agar Pemkab bisa mempromosikan realisasi bangunan tersebut di tahun ini, caranya saran Yoyon, dengan mensiasati di anggaran perubahan atau ABT tahun 2018. Sehingga, walaupun di akhir tahun setidaknya Rehab 4 rombel SMPN 2 Lemahabang ini bisa segera terealisasi. "Sebenarnya masih bisa disiasati di perubahan, kita sih Berharap tetap direalisasikan di tahun ini," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template