SMPN 1 Kutawaluya Punya Lima Sekolah Binaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » SMPN 1 Kutawaluya Punya Lima Sekolah Binaan

SMPN 1 Kutawaluya Punya Lima Sekolah Binaan

Written By Admin Raka on Jumat, 20 April 2018 | 16.30.00

KUTAWALUYA, RAKA- Sebagai sekolah model, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kutawaluya melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk 5 SMPN wilayah 3 Rengasdengklok melalui 5 siklus SPMI.
Menurut Kepala SMPN 1 Kutawaluya, Daud Hudawi, program SPMI ini merupakan tahun kedua, setelah sebelumnya SMPN 1 Kutawaluya mencoba membuat sekolahnya menjadi sekolah SPMI atas penunjukan dinas pendidikan dan atas kepercayaan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Bahkan sudah melakukan ekspose dan pameran-pameran. Setiap sekolah model mempunyai sekolah binaan yang disebut sekolah imbas. 5 SMPN ini yakni SMPN 2 Kutawaluya, SMPN 2 Rengasdengklok, SMPN 3 Rengasdengklok, SMPN 1 Batujaya, dan SMPN 1 Cibuaya ini merupakan sekolah imbas dari SMPN 1 Kutawaluya agar bisa mengikuti jejak SMPN 1 Kutawaluya menjadi sekolah model. "Dan itulah sekolah imbas kami sebagai sekolah model, dan kami diberikan tugas untuk mendampingi 5 sekolah tersebut agar menjadi sekolah model," kata H Daud, kepada Radar Karawang.
Sedangkan, ada 16 sekolah model yang berada di Kabupaten Karawang mulai dari 10 S, 4 SMP, 1 SMA, dan 1 SMK. Kegiatan tersebut berjalan 2 hari mulai dari, Kamis (19/4) kemarin hingga Jumat saat ini yang dinamakan In dengan menghadirkan 2 orang setiap perwakilan dari sekolah imbas, 10 pembimbing, dan 2 pengawas. "Untuk saat ini 10 orang perwakilan sekolah diberikan materi, agar bisa menjadi sekolah model," ucapnya.
Sementara pada bulan Mei mendatang, pelaksanaan di sekolah masing-masing atau dinamakan On, di mana selanjutnya sekolah imbas tersebut bisa melaksanakan tugasnya selama melakukan program SPMI saat ini. "Kita hanya menjadi pembimbing, sejauh mana mereka melaksanakan tugasnya," tegasnya.
Dan hal ini merupakan kewajiban bagi setiap sekolah, yang nantinya 5 sekolah imbas SMPN 1 Kutawaluya ini bisa menularkan kembali kepada sekolah lain untuk menjadi sekolah model.
Sementara menurut Rifky Majid, salah satu peserta SPMI dari SMPN 2 Rengasdengklok mengatakan, kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini. Bahkan akan terus berlangsung sebelum sekolah lain menjadi dan mencontoh sekolah model. "Jadi semua sekolah harus mengikuti program ini, supaya bisa mengikuti jejak kerapihan sekolah model. Seperti MLM, mengakar hingga semua sekolah bisa terlaksanakan," terang dia. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template