Sekdes Minta Naik Gaji - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sekdes Minta Naik Gaji

Sekdes Minta Naik Gaji

Written By Admin Raka on Kamis, 19 April 2018 | 14.00.00

Kerja Melebihi Karyawan, Gaji di Bawah UMK

KLARI, RAKA - Sekretaris desa meminta pemerintah daerah juga memperhatikan penghasilan tetap yang mereka dapat. Hal itu disampaikan menyusul adanya ajuan kenaikan siltap yang disampaikan oleh para kepala desa.
Sekretaris Desa Kiarapayung, Rana mengatakan, meski siltap sekdes akan naik secara otomatis, tapi jika siltap kepala desa naik 75 persen dari gaji sebelumnya. Maka sekdes juga menginginkan hal serupa, yaitu kenaikan siltap yang sebanding dengan kepala desa. "Jangan kepala desa aja yang menuntut kenaikan gaji, kita juga sebagai perangkat desa mau diperhatikan biar naik," tuturnya.
Bagi dia, dengan upah saat ini yang diterimanya sebesar Rp2,1 juta, masih belum bisa memenuhi kebutuhannya serta keluarganya di rumah. Belum lagi kata dia, jika upah kinerja perangkat desa hanya bisa diambil setiap 6 bulan sekali. Maka wajar saja jika para perangkat desa meminta haknya. "Kalau tidak punya sampingan pekerjaan tidak akan terpenuhi kebutuhan keluarga kalau mengandalkan gaji jadi sekdes," ungkapnya.
Padahal kata dia, pendapatan Kabupaten Karawang yang dikenal lumbung industri sudah jauh lebih besar dibandingkan kota lainnya yang ada di Jawa Barat bahkan kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Namun sungguh disayangkan jika dibandingkan dengan gaji perangkat desa di kota lainnya sudah lebih tinggi. "Bekasi aja untuk upah kades sudah Rp8 juta, masa Karawang masih Rp3 juta, dibawah UMK lagi," jelasnya.
Untuk dibandingkan dengan tenaga buruh di pabrik saja sudah jauh. Padahal jika dilihat dari hitungan kerja itu jauh lebih banyak para perangkat desa. "Gaji kepala desa saja masih kalah sama buruh pabrik di Karawang," ucapnya.
Hal serupa juga disampaikan Sekdes Desa Duren, Basri, sudah selayaknya pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan tenaga kerja khususnya di kantor pelayanan seperti desa. Jika kewajiban para tenaga kerja dituntut untuk sebaik mungkin, namun tidak seimbang dengan haknya sendiri. "Kewajiban sudah kita lakukan bahkan lebih dari kewajibannya, tapi hak kami sendiri tidak diperhatikan," terangngnya.
Dia berharap agar pemerintah daerah bisa memberikan hak para perangkat desa dengan sebaik mungkin. Jangan sampai karena hak dari pera perangkat desa tidak diperhatikan bisa derdampak pada kewajibannya. "Emang tidak capek jadi sekretaris desa, enakan jadi buruh gajianya lebih dari perangkat desa," jelasnya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template