Satpol PP Cantik Penegak Perda - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Satpol PP Cantik Penegak Perda

Satpol PP Cantik Penegak Perda

Written By Admin Raka on Sabtu, 21 April 2018 | 15.30.00

Tak Takut Berhadapan dengan PKL

PURWAKARTA, RAKA - Satuan Polisi Pamong Praja tak hanya diisi oleh lelaki berbadan kekar bahkan ada yang menganggap arogan, karena tindakan Satpol PP ketika mengamankan pedagang kaki lima (PKL) misalnya, terkadang diwarnai dengan bentrokan fisik.
Namun hal tersebut tak menjadi halangan bagi Nathasya Febrinska (20), untuk ikut menjadi bagian dari anggota Satpol PP wanita Kabupaten Purwakarta. "Alasannya jadi Satpol PP karena merasa tertantang dan satpol perempuan belum terlalu lumrah, masih jarang. terus emang dari kecil udah cita-cita pengen jadi abdi negara lalu masuk satpol, mungkin bisa jadi salah satu jalurnya," terangnya, kepada wartawan.
Ia juga mengatakan, keputusannya untuk ikut bagian dalam Satpol PP sempat dipertanyakan keluarga. "Sempet dipertanyakan dulu, lalu dikasih motivasi. Mereka khawatir, kan dilapangan taulah kaya gimana, itu aja sih. nasihat yang kaya gitu," imbuhnya.
Ketika pertama kali ikut razia, lanjut ia, dirinya mengaku tak merasa takut. "Malah pengen ikutan, karena tidak selamanya razia bisa ikut, karena ada penugasan. Biasa aja, rasa takut mah nggak ada emang tugasnya kaya gitu, tapi belas kasihan mah ada cuma karena tanggung jawab harus dilaksanakan," paparnya.
Selanjutnya ia juga mengatakan, selama dua tahun menjadi Satpol PP wanita, dirinya tidak pernah mengalami kendala selama melakukan razia fisik. "Perempuan kebanyakan pendekatannya persuasif tidak melakukan fisik seperti laki-laki. Tugasnya untuk negosiasi ketika di lapangan, ketika membandel satpol laki-laki dibelakang," paparnya.
Nathasya berharap, semoga kedepannya anggapan masyarakat terhadap Satpol PP bisa berubah khususnya untuk sikap arogan. "Semoga kedepannya sebagai Satpol PP wanita bisa mengubah mindset masyarakat supaya anggapannya tentang Satpol PP tidak arogan dan bisa lebih menghargai petugas, karena apapun yang kita lakuin sudah ada perintah, sesuai aturan, gak asal-asalan," tukasnya.
Sementara Elena Septiyani Nugraha (23) yang sama-sama anggota Satpol PP wanita mengatakan, sudah memulai karirnya sedari lulus SMA terhitung lima tahun sampai sekarang. "Setelah lulus SMA masuk satpol, keinginan sendiri karena Satpol PP buka lowongan dan alhamdulillah keterima. Awalnya sih coba-coba, bangga bisa tepilih karena gak semua orang bisa melakukan hal seperti kita," jelas Elena.
Ia juga mengatakan, dirinya merupakan angkatan Satpol PP wanita pertama di Purwakarta. "Pertama kalinya Satpol PP di perempuan tahun 2014, dari 10 orang salah satunya saya," cetusnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya tidak pernah dilarang oleh keluarga untuk masuk Satpol PP. "Ngelarang sih enggak, paling nanya, yakin mau masuk satpol? Tapi setelah keterima biasa aja. Khawatirnya jam kerja juga gak nentu, kalau sedang razia, pulangnya bisa jam 3," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template