Sampah Gading Elok Diributin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah Gading Elok Diributin

Sampah Gading Elok Diributin

Written By Admin Raka on Kamis, 26 April 2018 | 16.15.00

KARAWANG, RAKA - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menilai Perumahaan Gading Elok 1 di Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur tidak memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pengelolaan sampah disekitarnya. Sementara warga sendiri mengaku soal PAD sampah tidak ada masalah, retribusinya sudah langsung melalui rekening PDAM yang dibayarkan setiap bulan.
Kepala Bidang Kebersihan Pengelolaan sampah dan Limbah DLHK Nevi Fatimah menandaskan itu kepada Radar Karawang, Rabu (25/4). "Perumahan Gading Elok 1 sama sekali tidak memberikan kontribusi dalam pengelolaan sampah di wilayah itu. Mereka bayarnya ke pengelola internal Gading Elok saja," ucap Nevi.
Pengelolaan sampah di Perumahan Gading Elok 1, terang Nevi, dilakukan para RT dan RW setempat dan tidak dengan DLHK. Padahal tetap saja yang menanggung beban pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) itu adalah DLHK. Sedang para pengelolaan internal itu hanya membuang ke TPS saja. "Ada warga yang mengerti dan banyak warga yang tidak mengerti, tetapi ini harus dijelaskan," ujar Nevi.
Secara terpisah Ketua RT 4 Perumahan Gading Elok 1, Haidar menyampaikan jika masyarakat sempat didatangi pihak ketiga dari DLHK yang saat ini mengelola sampah di wilayah Karawang Wetan. Mereka menyinggung soal retribusi untuk peningkatan PAD Karawang dalam pengelolaan sampah. Tetapi hal itu malah membuat warga bingung. "Untuk PAD, sebanyak hampir 800 penduduk perumahan gading elok itu sudah hampir menggunakan PDAM, dan disitu sudah jelas jika ada retribusi yang kami bayarkan kepada pemerintah," tegas Haidar.
Dikatakan Haidar, Setahu dia kontribusi terhadap PAD memang tidak banyak. Setiap bulan hanya sebesar Rp 3000, jika dikalikan sebanyak warga di perumahan gading elok maka jumlahnya tidak kecil. "Silahkan kalau mau ada kontribusi PAD lebih besar tetapi jangan hanya Gading Elok saja tapi yang lainnya juga," ujar Haidar, seraya menyebutkan RW 26 setiap bulan memberikan uang kadeudeh kepada petugas kebersihan.
Sementara itu Lurah Karawang Wetan, Dedi Supardi menyebutkan, jika masyarakatnya itu telah memberikan PAD terhadap pengelolaan sampah. Memang tidak melalui DLHK tetapi PDAM Karawang. "Kontribusi masyarakat ada, namun pola pembayaran itu ada di PDAM," ujar Dedi.
Kendati demikian Dedi mengakui belum semua masyarakat di Gading Elok menggunakan PDAM, sehingga hal itu perlu ada penindakan untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan PAD. "Info dari DLHK bekerjasama dengan pihak ke tiga, retribusi sampah warga Gading Elok sudah langsung melalui PDAM," ucapnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template