Rastra di Purwasari Baru Dibagikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rastra di Purwasari Baru Dibagikan

Rastra di Purwasari Baru Dibagikan

Written By Admin Raka on Jumat, 13 April 2018 | 15.00.00

Sempat Menolak Karena Takut Terjadi Konflik

PURWASARI, RAKA - Upaya kepala desa di wilayah Purwasari untuk mendistribusikan bantuan hibah beras sejahtera (rastra) akhirnya sudah mendapatkan titik terang. Sebelumnya para kepala desa menunda pengambilan bantuan tersebut karena merasa khawatir bantuan tersebut bisa menjadi penyebab konflik antar warga.
Kasi Kesos Kecamatan Purwasari, Syarifah Lenny mengatakan, bahwa sudah ada keputusan dari seluruh kepala desa untuk mengambil bantuan rastra untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan di masing-masing desa. "Alhamdulilah semuanya sudah ambil, tidak ada yang tidak mengambil untuk masalah pembagiannya itu tergantung dari pemerintah desa masing-masing," tuturnya.
Yang penting kata dia, jangan sampai pihak pemerintahan desa sama sekali tidak mengambil bantuan dari pemerintah yang diperuntukan masyarakat itu. Sebab yang dirugikan bukan hanya desa namun juga masyarakat. "Kalau menolak atau tidak diambil itu salah, semuanya sudah diambil kok," akunya.
Sementara menurut Kepala Desa Cengkong, Yanto mengatakan, pengambilan beras sejahtera yang sebelumnya sempat tertunda karena belum ada kesepakatan dari seluruh kepala desa di Purwasari untuk masalah pembagiannya sudah dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan. Dalam kesepakatan kepala desa untuk pembagian bisa disesuikan dengan masing-masing kebijakan kepala desa sendiri. "Sudah diambil untuk masalah distribusi pembagiannya ke masyarakat itu disesuikan dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang benar-benar membutuhkan," ucapnya.
Sementara Ketua Ikatan Kepala Desa Purwasari, Mulyono mengaku bahwa sebelumnya sejumlah kepala desa merasa dilema saat masalah pendistribusian beras sejahtera bagi masyarakat tersebut harus disesuaikan dengan aturan yang sudah ditentukan dengan pagunya. Padahal kata dia, masalah di lapangan seperti masyarakat tahunya ingin mendapatkan bantuan meski sudah tidak terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat. "Pendataan kita lakukan lagi sesuai dengan kondisi saat ini jadi masyarakat mana yang benar-benar membutuhkan bantuan dan harus dibantu, jadi datanya tidak asal," tuturnya.
Selain itu, jika di salah satu desa ada yang masih banyak membutuhkan bantuan bisa saja dari kuota atau jatah perkepala desa sebesar 10 kilogram beras dibagi lagi untk masyatakat yang tidak terdaftar penerima bantuan. Yang penting kata dia, bantuan yang diberikan pemerintah bisa tepat sasaran. "Itu tergantung dari kebijakan kepala desa masing-masing," ungkapnya. (yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template