Perampok Koperasi Akhirnya Ditangkap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perampok Koperasi Akhirnya Ditangkap

Perampok Koperasi Akhirnya Ditangkap

Written By Admin Raka on Rabu, 18 April 2018 | 14.00.00

Sembunyi di Kabupaten Bekasi 

PURWAKARTA,RAKA - Jajaran kepolisian dari Unit Jatanras Satreskrim Polres Purwakarta berhasil menggulung kawanan rampok bersenjata api yang menggasak Koperasi Bunga Matahari di Perum Bumi Hegar Asih Cisereuh, Purwakarta pertengahan Februari lalu. Para pelaku itu ditangkap petugas di wilayah Kabupaten Bekasi.
"Kita amankan empat tersangka, inisial JS, AP, FA dan HM, semuanya tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi. Satu pelaku lagi AS masih DPO," ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuawana, di Mapolres Purwakarta, Selasa (17/4).
Menurutnya, setelah dilakukan penyelidikan terhadap tersangka para pelaku curas, awal April lalu pihaknya mendapat informasi mengenai keberadaan tersangka di Kabupaten Bekasi. "Atas informasi tersebut anggota bergerak. Empat orang pelaku berhasil diamankan sementara satu tersangka belum ditemukan," tuturnya.
Selanjutnya, para tersangka ditahan di Mapolres guna penyidikan lebih lanjut. Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu buah cerulit, empat unit handphone (HP), pakaian dan satu unit mobil bernomor polisi B 1015 FOA. "Tersangka dijerat pasal 365 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ujar Kasat.
Diketahui, sebelumnya diberitakan, kawanan perampok bersenjata api satroni Koperasi Bunga Matahari di Perum Bumi Hegar Asih Cisereuh, Purwakarta, pertengahan Februari lalu. Akibatnya, uang koperasi, perhiasan emas dan HP raib digondol empat pelaku. Kerugian mencapai Rp 60 juta. Peristiwa itu terjadi disaat koperasi yang berada di lingkungan padat penduduk, sedang sepi pengunjung. Tiga karyawan yakni Komara, Asrul dan Hani tiba-tiba kedatangan tiga lelaki yang berpura-pura mengajukan pinjaman. Ketiganya ditolak karena bukan anggota koperasi.
Pada saat itu, ketiga lelaki asing beraksen melayu mengacungkan senjata api dan meminta mereka diam. "Jangan berteriak. Kalau masih ingin hidup," ancam pelaku sambil menodongkan pistol.
Sontak saja ketiga karyawati itu panik. Mereka tak mengira ketiga orang asing itu perampok. Detik berikutnya, pelaku menyekap ketiga korban dalam kamar mandi dengan kondisi tangan dan kaki diikat sedangkan mulut dan mata dilakban. Pelaku kemudian menggasak seluruh barang berharga di koperasi bergerak dibidang makanan ringan diantaranya uang dibrangkas Rp 30 juta, perhiasan emas yang melekat ditubuh korban dan HP milik korban.
Ketua RT setempat, Umar Danu menyebutkan, aksi perampokan kali pertama diketahui oleh tetangga koperasi, Beni. Ia didatangi korban Komara yang melepaskan ikatan. "Ya, rumah di sebelahnya yang pertama kali tahu," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template