Penerapan Pendidikan Karakter Miliki Kendala - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penerapan Pendidikan Karakter Miliki Kendala

Penerapan Pendidikan Karakter Miliki Kendala

Written By Angga Praditya on Senin, 16 April 2018 | 13.15.00

PURWAKARTA,RAKA- Dinas Pendidikan (Disdik) Purwakarta bekerja sama dengan IKIP Siliwangi Purwakarta menggelar seminar pendidikan karakter di aula Janaka, Komplek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta. Acara tersebut juga dihadiri seluruh tenaga pengajar sekolah dasar di lingkungan Dinas Pendidikan Purwakarta.
Kepala Dinas Pendidikan, Purwanto, mengulas format pendidikan berbasis alam. Sekolah, katanya, harus kental nuansa alami, agar warga sekolah dapat bersenyawa dengan alam sekitar. "Pada konsep itu, maka yang dimaksud dengan karakter itu adalah ketika kita sudah bersenyawa dengan tanah, air, udara, matahari dan unsur alam lain. Dalam praktiknya, yang paling sederhana, sirkulasi udara di ruang kelas harus diisi angin segar. Bukan AC atau kipas angin," singgungnya.
Dia menambahkan, selain berbasis alam, pendidikan karakter juga harus terintegrasi dalam perilaku sehari-hari. "Di lingkungan Disdik Purwakarta, pola yang ditunjukkan seperti program Kemis welas asih, di mana siswa di himbau untuk saling berbagi (Beras perelek), Juma’ah Nyucikeun Diri di mana siswa diwajibkan memakai sarung dan peci. Hal tersebut pada prinsipnya adalah bentuk eksplorasi karakter keindonesiaan. Secara simbolisasi itu identitas khas karakter orang Indonesia," tambahnya.
Pola seperti demikian, bila terus dipertahankan, lanjut Purwanto, akan membentuk ketebalan mental dan karakter. "Kemajuan teknologi dan informasi yang terjadi sekarang ini, tidak akan mengikis karakter siswa," tegasnya.
Namun begitu, dia mengakui bahwa dalam praktiknya, konsep pendidikan karakter masih kerap terganjal hambatan-hambatan. Selain hambatan regulasi, praktik penanaman karakter di sekolah, menurutnya, seringkali kurang disambut motivasi yang tinggi. "Harus ada kebijakan-kebijakan tegas untuk membentuk karakter. Dari kebijakan bawa bekal ke sekolah, agar kesehatan siswa terjamin. Kemudian, larangan bawa motor ke sekolah. Di sekolah-sekolah harus memiliki keunggulan, sekolah kita harus maju. Untuk itu, aturan harus tegas," katanya.
Purwanto juga menegaskan pentingnya kurikulum pendidikan karakter. Dia berharap, ke depan dapat ditemukan format pendidikan karakter yang bermutu tinggi. "Dari upaya seperti seminar ini, diharapkan dapat ditemukan format kurikulum pendidikan karakter yang ideal," serunya.(cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template