Pemkab Dorong Program Upsus Siwab - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemkab Dorong Program Upsus Siwab

Pemkab Dorong Program Upsus Siwab

Written By Admin Raka on Selasa, 10 April 2018 | 16.30.00

TEGALWARU, RAKA - Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Karawang melakukan pemeriksaan terhadap 531 ekor sapi betina produktif di wilayah Kecamatan Tegalwaru. Kegiatan itu merupakan agenda Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang saat ini digenjot Pemerintah Kabupaten Karawang.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Yan Suryana, Senin (9/4) mengatakan sejauh ini keberhasilan program tersebut mencapai 83 persen dari target 1.835 ekor sapi yang diinseminasi buatan. Program Upsus Siwab itu sendiri, terang Yan merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan komitmen swasembada sapi. Melalui program ini, tidak hanya memenuhi kebutuhan daging masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani.
"Harapan kami, dengan adanya program Upsus Siwab akan memaksimalkan potensi sapi indukan lokal supaya populasinya terus mengalami peningkatan. Di Kabupaten Karawang
sendiri pelaksanaannya memang diorientasikan di wilayah selatan Karawang," ucapnya saat berada di lokasi inseminasi di Kampung Jegjreg, Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru.
Saat ini kata dia, populasi ternak sapi di Kabupaten Karawang tercatat sekitar 13.407 ekor yang terbagi di 30 kecamatan. Sementara kebutuhan populasi sapi nasional masih kurang sekitar 40 persen dan itu berdasarkan hasil survei Dinas Pertanian Nasional. Yan pun menambahkan, program Upsus Siwab tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016. Program tersebut harus disukseskan semua pihak, khususnya masyarakat peternak sapi potong dan jajaran organisasi perangkat daerah yang membidangi peternakan.
Program tersebut juga, lanjut dia didukung kegiatan lainnya yang berkaitan erat, yakni penanaman hijauan pakan ternak, penanganan gangguan reproduksi, perbaikan reproduksi karena hipofungsi, penyelamatan pemotongan betina produktif, penyediaan sarana IB berupa kontainer, N2 cair dan semen beku, serta dukungan penyediaan tenaga inseminator, Pemeriksa Kebuntingan (PKb), dan Asisten Teknis Reproduksi ternak (ATR) yang kompeten yang di harapkan di Kabupaten Karawang bisa terwujud.
"Untuk saat ini pengawasan kami hingga di Rumah Potong Hewan, setiap hari melakukan pengawasan. Jika menemui ternak betina produktif, pasti langsung dilarang untuk dipotong. Karena jelas, sapi betina produktif tidak boleh dipotong dan didorong melalui inseminasi buatan untuk berkembang biak,” pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template