Padi Rebah Bisa Picu Harga Gabah Anjok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Padi Rebah Bisa Picu Harga Gabah Anjok

Padi Rebah Bisa Picu Harga Gabah Anjok

Written By Admin Raka on Sabtu, 21 April 2018 | 17.30.00

TELAGASARI, RAKA - Seminggu terakhir, belasan hektar sawah di Desa Ciwulan, Kecamatan Telagasari tertiup angin hingga rebah. Beruntung, tanaman yang patah tersebut masih bisa terselamatkan karena sudah hampir memasuki masa panen, namun soal harga diperkirakan turun.
Penyuluh Pertanian Kecamatan Telagasari, Yayu Septiani mengatakan, kondisi tanaman padi di Desa Ciwulan dan sekitarnya memang beberapa hektar ada yang rebah, namun jumlah pastinya ia belum tahu karena masih menunggu data dari para Kelompok tani, namun yang rebah ini masih beruntung, sebab usia tanamnya jelang panen, kecuali kalau bulir gabahnyaa masih matang susu, diperkirakan akan membuat bulirnya hampah.
Karenanya, gabah yang rata-rata ditanam varietas Ciherang dan invari ini masih bisa dipanen, karena memang belasan hektar sudah masuk masa panen." Rebahnya masih dalam pendataan, tapi gak luas juga sih dan kondisinya masih bisa terselamatkan," Ungkapnya.
Meskipun gabah masih bisa selamat sambung Yayu, tetapi nanti rendemennya malah turun, keadaan ini bisa jadi mengancam pada harga, karena biasanya kalau yang rebah itu pasti di tawar dengan harga murah, hanya saja itu kadang-kadang bagaimana kebijakan tengkulak dengan pemilik sawahnya bertransaksi, Kalau basah karena bulir gabah ke tanah, biasanya harga akan anjlok, apalagi ini dipicu oleh rebah, sebaliknya jika kering dan bagus, harga pastinya akan stabil. " Kalau rebah itu kan bulir padinya ke tanah, nah kalau basah dan rendemennya rendah, harganya juga akan jadi rendah walaupun hasil produksinya cukup baik sekalipun," ucapnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template