Ortu Wajib Lapor Kelahiran Anak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ortu Wajib Lapor Kelahiran Anak

Ortu Wajib Lapor Kelahiran Anak

Written By Admin Raka on Selasa, 10 April 2018 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan terus melakukan pembersihkan terhadap data kependudukan di Kabupaten Karawang. Berdasarkan data pertumbuhan pendudukan di kabupaten ini per semester mengalami peningkatan hingga 21.110 jiwa.
Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Kependudukan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karawang, Lilis Jayasutisna menyampaikan itu kepada Radar Karawang, Senin (9/4). "Data aggregat kependudukan saat ini sedang dalam masa pembersihan. Itu dilakukan Kemendagri untuk memantau pertumbuhan penduduk yang berlangsung di wilayah ini," ujarnya di ruang kerjanya. 
Dikatakan Lilis, yang dimaksudkan pembersihan itu untuk diketahui kepasatian jumlah penduduk yang ada, sehinggga seketika masyarakat baik yang baru lahir dan telah meninggal dunia dapat terlihat, sehingga data yang dimiliki dapat akurat untuk keperluan bersama. "Dasar pembersihan data itu dilihat dari proses pelayanan yang masuk ke dinas, baik saat pengurusan akta kelahiran maupun kematian," ucapnya.
Oleh sebab itu, lanjut Lilis, masyarakat dimintanya untuk bisa mengurus dokumen kependudukannya dengan baik, dimulai dari memiliki anak dicontohkan Lilis, setiap orangtua wajib hukumnya melaporakan ke Disdukcapil untuk pembuatan akta kelahiran dan kartu kaluarga (KK). "Setiap penduduk wajib hukumnya dari mulai lahir itu harus sudah punya 2 dokumen akta kelahiran dan KK yang harus di cantumkan anak yang lahir," kata lilis.
Dikatakan Lilis juga, bahkan wajib juga disetiap keluarga seketika ada keluarga yang salah satu anggota keluarganya meninggal diharuskan untuk melakukan pembuatan akta kematian, termasuk seketika masyarakat yang akan berpindah wilayah ke kota lain. "Setiap warga negara wajib memiliki dokumen kependudukan dengan lengkap, mulai dari lahir atau pindah wilayah, berdomisili, bahkan sampai meninggal juga wajib membuatkan akta kematian," ujarnya.
Dengan masih kurangnya informasi Disdukcapil, kata Lilis seringkali melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik saat kunjungan maupun di rapat-rapat minggon kecamatan dengan harapan masyarakat bisa lebih sadar tentang dokumen kependudukan yang sangat diperlukan. "Kita terus lakukan sosialisasi dan berlaku se Indonesia agar masyarakat sadar administrasi tentang tatacara pembuatan dokumen agar data yang ada lebih akurat," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template