Modal Rp120 Juta, Setor Rp3 Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Modal Rp120 Juta, Setor Rp3 Juta

Modal Rp120 Juta, Setor Rp3 Juta

Written By Admin Raka on Rabu, 04 April 2018 | 15.22.00

KOTABARU, RAKA - Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pangulah Baru Kecamatan Kotabaru, diprioritaskan menggarap sektor pertanian dengan mengadakan mesin rontok padi. Hal itu didasari dengan banyaknya warga Panglah Baru yang berprofesi sebagai petani.
"Sasaran BUMDes Pangulah Baru diperuntukan bidang pertanian. Maka itu, di tahun 2017, dilakukan pengadaan mesin rontok dengan modal awal Rp120.700.000, dengan jumlah mesin 4 buah. Ini digunakan untuk memfasilitasi warga di wilayah Pangulah Baru yang mayoritasnya sebagai petani," ungkap Ajang Karwita, Direktur BUMDes Pangulah Baru, kepada Radar Karawang.
Ajang melanjutkan, untuk pengoprasian mesin rontok tersebut baru satu musim. Maka dari itu, untuk pemasukan dari BUMDes ke desa pun belum cukup besar. "Baru satu musim panen, kan beli mesinnya juga 2017, jadi baru Rp3 juta pemasukan ke desanya (pendapatan asli desa) dari BUMDes," ujarnya.
Pengadaan mesin rontok itu, tambah Ajang tidak serta merta diputuskan sepihak oleh pengurus BUMDes, melainkan melibatkan pemerintahan desa, masyarakat dan yang lainnya. Dari hasil musyawarah tersebut disepakati pengadaan mesin rontok padi yang dikelola oleh BUMDes. "Harapannya selain bisa membantu masyarakat dalam beban biaya sewa mesin, ini pun bisa menjadi pemasukan desa pertahunnya secara optimal," katanya.
Sedangkan, untuk total pengurus BUMDes Pangulah Baru berjumlah 7 orang. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak manfaat yang besar dalam meningkatkan berbagai bidang perekonomian yang ada di wilayah ini. "Kita ada 7 orang anggotanya, nah untuk biaya operasional mesin itu Rp150 ribu perbaunya, jadi ini lebih bisa menguntungkan warga disini," paparnya.
Sementara Sekretaris Desa Pangulah Baru Irawan, sumber pendapatan anggaran desa yang dirancang dalam APBDes didapat dari berbagai sumber. Yakni, Pendapatan Asli Desa (PADes), Dana Desa (DD), Dana Bagi Hasil (DBH), Alokasi Dana Desa (ADD), Bantuan Gubernur (Bangub) dan pendapatan lain yang sah. "Kalau APBDes 2017 sumber pendapatan dari PADes Rp30.000.000, DD Rp805.223.000, DBH Rp81.059.000, ADD Rp491.140.000, Bangub Rp165.000.000, pendapatan lainya Rp25.000.000," ujarnya.
Untuk modal BUMDes di tahun 2017 kurang lebih Rp120 juta, sedangkan untuk pemasukan masih belum terlihat besar, karena dioperasikannya belum lama. "Pemasukan dari BUMDes masih kecil, soalnya mesin rontoknya juga baru satu musim, kurang lebih Rp3 juta pemasukannya sih," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template