Minta Naik Gaji, Sekdes Ancam Demo - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Minta Naik Gaji, Sekdes Ancam Demo

Minta Naik Gaji, Sekdes Ancam Demo

Written By Angga Praditya on Selasa, 17 April 2018 | 12.00.00

MAJALAYA, RAKA - Pernyataan tegas Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang meminta kepada Asda 1 agar tidak menanggapi para kepala desa, jika menuntut kenaikan penghasilan tetap (siltap) dengan cara aksi demonstrasi, dijawab oleh konsolidasi 153 kades dan pertemuan perangkat desa se-Kabupaten Karawang yang tergabung dalam Forum Sekretaris Desa Kabupaten (Forsekab).
Bertempat di salah satu rumah makan di Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, pengurus Forsekab menyatakan ikut serta aksi demonstrasi para kades yang akan dilakukan Kamis (19/4) nanti. Jika tuntutan kenaikan siltap tidak digubris oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.
"Demi kepentingan bersama, kita juga dari forum sekdes se-Karawang siap menyuarakan tuntutan kenaikan honor. Karena dengan honor 70 persen dari besaran honor kades saat ini, dirasa tidak cukup buat kami. Minimal bisa mencapai Rp 4 juta disamakan dengan Upah Minimum Karawang (UMK)," ucap Sekretaris Desa Sabajaya Kecamatan Tirtajaya Aan Karyanto kepada Radar Karawang, Senin (16/4) kemarin.
Sebagai salah satu pengurus Forsekab, dirinya menyambut baik tuntutan kenaikan siltap yang disuarakan para kades. Karena selama ini penghasilan yang diterimanya hanya Rp 2,1 juta. "Tidak ada jaminan kesehatan kalau sekdes sakit," tandasnya. 
Aan membandingkan penghasilan yang diterima oleh perangkat desa di Kabupaten Purwakarta. Meski pendapatan asli daerahnya lebih kecil dibanding Kabupaten Karawang, namun siltap kepala desa bisa mencapai Rp 5 juta per bulan. "Saya harap tuntutan ini disambut dan direspon pemkab," ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Barisan Kepala Desa Karawang (Baladewa) Endang mengatakan, sebelum rapat forum sekdes ini dimulai, dirinya mengaku terlebih dahulu menghadiri audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang. Dalam pertemuan itu ada wacana penambahan honor kades Rp 1,5-2 juta, honor perangkat desa Rp 500 ribu, sedangkan linmas Rp 100 ribu. Namun, kenaikan siltap itu tidak bersumber dari alokasi dana desa. Tapi diambil dari dana bagi hasil. "Kami tetap menghormati keputusan dan usaha dari pihak DPMD Karawang. Tapi jika sampai hari Rabu (18/4) pukul 12.00 tidak ada jawaban, dapat dipastikan demo 1904 akan berlangsung ke Pemkab Karawang dengan kekuatan massa yang sudah ditentukan," tegasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template