Menteri Rini Rayu Petani Jual Gabah ke BUMDes - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Menteri Rini Rayu Petani Jual Gabah ke BUMDes

Menteri Rini Rayu Petani Jual Gabah ke BUMDes

Written By Admin Raka on Jumat, 20 April 2018 | 12.45.00

TEMPURAN, RAKA - Usaha pemerintah menstabilkan harga padi tidak main-main. Bahkan, agar petani mau menjual gabahnya ke BUMDes yang sudah bekerjasama dengan PT Pupuk Indonesia, harus menurunkan Menteri BUMN Rini M Sumarno. Hal itu terlihat saat acara panen raya di Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, Kamis (19/4) kemarin.
Rini mengajak 400 petani Karawang ikut program serapan gabah (Sergap) untuk menyelamatkan harga gabah tetap stabil. Didamping Bupati Cellica Nurrachadiana, ketua DPRD dan Dadim, mantan menteri perdagangan era Presiden Megawati Soekarnoputri Putri tersebut, berbaur bersama ratusan petani saat panen varietas Ciherang dengan alat kombain, dan bantuan simbolis rehabilitasi bangunan SDN Lemahduhur II. Ia mengatakan, para petani harus mendukung pemerintahan Presiden Jokowi dalam menstabilkan harga pangan termasuk padi. Salah satu caranya dengan Sergap yaitu, pembelian hasil panen petani oleh PT Mitra Desa Bersama Tempuran/PT Mitra Sasaran (Persero) yang berperan sebagai pembeli gabah hasil panen petani. "PT Mitra Desa Bersama merupakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDeS) yang dibentuk melalui skema kerja sama antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan petani-petani. yang bergabung di BUMDes Bersama di Kecamatan Tempuran," ujarnya. 
Dia berharap, perusahaan ini bisa memiliki Rice Milling Unit (RMU) atau huler, agar kedepan para petani yang menggiling gabah bisa mengetahui jenis kualitas beras dari gabah yang sudah dipanennya. Selain itu, dirinya juga mendorong agar BUMN sebagai perpanjangan tangan pemerintah, sekaligus sebagai agen pembangunan, terus meningkatkan perannya dalam mendorong perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan. "Selain berperan sebagai offtaker, petani juga akan mendapat manfaat lain yang dapat mendorong kesejahteraannya," katanya.
Di Mitra Sasaran sebut Rini, petani tidak hanya mendapat jaminan harga gabah, tetapi juga ada kegiatan usaha lain seperti jual beli pupuk, dan produk-produk lain yang memberikan pendapatan sampingan juga bagi petani. "Ini merupakan sebuah skema kerja sama yang menguntungkan,” tandasnya.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan, Pupuk Indonesia mendorong berkembangnya BUMDes sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan yang mandiri. "Hasil gabah petani dibeli oleh PT Mitra Desa Bersama Tempuran, setelah itu diproses menjadi beras di mesin pengolahan gabah atau Rice Mill milik PT Pupuk Indonesia Pangan yang kemudian berasnya dijual. Dengan begitu, harganya juga lebih bagus bagi petani itu sendiri sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani," katanya. 
Seperti diketahui Pupuk Indonesia memiliki tugas mengelola PT Mitra Desa Bersama Tempuran di Kabupaten Karawang yang memiliki anggota 126 kelompok tani, dan 5.903 petani dengan luas lahan pertanian 6.679 hektar. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template