Mariam Pilih jadi Tukang Ojek Online - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mariam Pilih jadi Tukang Ojek Online

Mariam Pilih jadi Tukang Ojek Online

Written By Admin Raka on Sabtu, 21 April 2018 | 12.45.00

Takut Penumpang Usil, Narik Cuma Siang

KARAWANG, RAKA - Zaman sudah berubah. Ojek motor yang umumnya identik dengan lelaki kini dilakukan juga oleh wanita. Mariam Siti Wahyuni satu diantara mungkin puluhan wanita yang menekuni profesi ini.
Cewek asal Dusun Kamurang, Desa Sindangmukti, Kecamatan Kutawaluya, ini merasa nyaman-nyaman saja menjadi operator ojek online. Bahkan di lingkungan profesinya, yang keseluruhan adalah lelaki. Bagi cewek yang mengaku sudah tiga bulan bergabung dengan Go Jek ini, memilih menjadi tukang ojek ketimbang harus menunggu tanpa kepastian untuk bekerja di pabrik. "Sudah tiga bulan saya masuk Go Jek, capek sudah pasti, tapi terbayar dengan hasilnya," ujar Go Jek cewek berusia 21 tahun ini di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang.
Bagi Mariam, semangat ngojeknya tumbuh bukan semata lantaran perjuangan untuk menghidupi keluarga, terutama adik yang dicintainya agar tetap bisa bersekolah. Pejuang emansipasi wanita RA Kartini lah yang menginspirasi Mariam memupus rasa malunya menjadi tukang ojek."Aku ini kan perempuan. Tukang ojek itu kan umumnya lelaki. Pastilah ada rasa malu ketika akan memulainya. Tapi aku teringat Kartini. Dia sudah mengubah dunia dan menjadi inspirasi keberanianku untuk jadi tukang ojek," tuturnya.
Kendati demikian, Mariam tidak menampik jika resiko pekerjaan itu sudah pasti ada. Pun begitu, dia menghadapi dengan senyum. "Resiko korban kejahatan Alhamdulillah, jangan sampailah. Tetapi kalau order dicancel setelah sampai lokasi sering. Menjengkelkan sih, tapi ya disabarin aja," tutur Mariam.
Mariam tidak menutupi hasil dari ngojeknya bisa membuat dapurnya ngebul. Biar tidak seberapa, katanya, yang penting halal dari keringat sendiri. "Tidak menentu sih pendapatannya. Kadangsehari bisa Rp 50 ribu kadang juga cuma dapat Rp 30 ribu," ucapnya.
Apakah suka ada penumpang usil ketika naik ojeknya? Penumpang usil ada saja, apalagi Mariam kan perempuan dan penumpang ojeknya rata-rata laki-laki. Terhadap itu Mariam berusaha sopan dan meminta pengertian kalau dirinya sedang mencari nafkah untuk keluarga. "Sekarang saya sudah tidak berani kalau ngojek malam apa lagi pemohonnya laki-laki," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template