Mak Isah Dibawa ke RSUD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mak Isah Dibawa ke RSUD

Mak Isah Dibawa ke RSUD

Written By Admin Raka on Sabtu, 21 April 2018 | 16.30.00

Didiagnosa Infective Dermatitis

TIRTAJAYA, RAKA- Setahun lebih Mak Isah (75), warga Dusun Trijaya RT 1/1, Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya, mengalami penyakit yang diduga infeksi kulit di bagian wajahnya, penyakit yang awalnya hanya goresan kecil tersebut semakin besar hingga menghabiskan sebagian wajahnya.
Menurut Ketua TP PKK Desa Sabajaya, Manah Sumiyati, diperkirakan penyakit tersebut telah menyerang Mak Isah setahun yang lalu. Namun karena kurangnya konsultasi dengan dokter ahli kulit karena terkendala biaya, sehari-hari Mak Isah hanya menggunakan pengobatan herbal untuk mengobati penyakitnya tersebut. "Yang saya tahu Mak Isah hanya mengobati lukanya dengan dedaunan, emang bagus mungkin karena herbal, namun tentunya kita harus tahu dulu apa penyakit yang dideritanya," katanya, kepada Radar Karawang.
Dalam hal ini, lanjut dia, memerlukan sosialisasi dari pihak terkait, agar masyarakat lebih sadar akan kesehatan. Minimal masyarakat diberi pemahaman tentang banyaknya penyakit yang menyerang di kalangan masyarakat. Di ketahui, penyakit yang diderita Mak Isah meruapakan ketidak fahaman masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. Setelah didiagnosa, Mak Isah di vonis menderita penyakit infective dermatitis.
Pihak desa sebelumnya tidak mengetahui apa yang terjadi kepada Mak Isah, namun bisa diketahui setelah ramai diperbincangkan di media sosial. setelah itu pihak desa bergegas menjemput dan berusaha mengobati dan merujuknya ke puskesmas terkdekat agar bisa di ketahui apa yang di derita oleh Mak Isah. Slenajutnya, rencananya Mak Isah akan di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) senin mendatang.
Masyarakat hanya mengetahui jika penyakit yang di deritanya tersebut merupakan penyakit biasa yang bisa disembuhkan dengan melalui dedaunan atau jampi-jampi orang pintar. Membuktikan jika pengetahuan masyarakat msaih minim tentanng kesehatan dan harus menjadi perhartian bagi pemerintah khususnya dinas kesehatan. "jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Ya minimla sosialisasi lah ke masyarakat tentang bahaya penyakit dan cara penanganannya,' tutunya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template