Lima Desa Bermasalah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lima Desa Bermasalah

Lima Desa Bermasalah

Written By Admin Raka on Jumat, 20 April 2018 | 11.00.00

Diduga Selewengkan Bantuan Keuangan Rp400 Juta

PURWAKARTA,RAKA- Lima desa dari 83 desa penerima Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Desa yang berasal dari APBD Kabupaten Purwakarta tahun 2017 yang pengerjaannya dilakukan oleh pihak ketiga diduga bermasalah.
Dari informasi yang dihimpun, lima desa yang penerima bankeu masing-masing sebesar Rp 400 juta itu diantarannya Desa Cijati, Kecamatan Maniis, Desa Citalang, Kecamatan Tegalwaru, Desa Sindangsari, Kecamatan Bojong, Desa Sadarkarya, Kecamatan Darangdan dan Desa Cibingbing, Kecamatan Bojong. Kini, perkara dugaan penyimpangan dana bankeu untuk infrastruktur desa itu tengah ditangani oleh pihak Polres Purwakarta. Belasan saksi dan sejumlah kepala desa, telah menjalani proses pemeriksaan di Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Purwakarta.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat mengenai dugaan penyimpangan dana bantuan tersebut. "Sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap beberapa para penerima bankeu desa yang berasal dari APBD Purwakarta tahun 2017. Dalam hal ini para kepala desa, yang ada di Purwakarta, lebih dari 5 kita lakukan penyelidikan, nanti hasilnya kita jelaskan jika sudah selesai," ujarnya, kepada awak media, awal pekan lalu.
Menurutnya, perkara ini masih dalam tahap lidik. Sudah belasan saksi diperiksa. "Jadi dari surat dan pengaduan masyarakat, kita tanggapi, kita teliti, kita dalami, kita cari alat buktinya, tentukan ini pidana atau bukan, kita wawancara para pengaju proposal, kalau pidana kita lakukan penyelidikan," ucapnya.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Cijati Kecamatan Maniis, Zenal Arifin, membantah telah menerima bankeu dengan nilai Rp 400 juta. "Sejak menjabat pada 2015, kami di Desa Cijati belum pernah menerima bantuan keuangan desa yang berasal dari APBD Purwakarta, yang disebut-sebut sebesar Rp 400 juta," ujar Kades melalui sambungan selulernya, Kamis (19/4).
Dengan ini, pihaknya mengklarifikasi soal desanya yang menjadi salah satu dari lima desa yang diduga bermasalah dalam penggunaan dana tersebut. "Mungkin desa lain di kecamatan yang sama, kalau desa saya belum pernah terima, bankeu tersebut," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template