Kios Terbakar, Pedagang Pasar Cikampek Kalang Kabut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kios Terbakar, Pedagang Pasar Cikampek Kalang Kabut

Kios Terbakar, Pedagang Pasar Cikampek Kalang Kabut

Written By Admin Raka on Kamis, 19 April 2018 | 12.15.00

CIKAMPEK, RAKA - Kebakaran...Suara itu memecah keheningan malam di Pasar Tradisional Cikampek, Selasa (18/4) pukul 22.00. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu membakar kios toko baju di lantai II Blok CC 8 No 1-2. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami pemilik kios ditaksir Rp 70 juta hingga 100 juta.
Security Pasar Tradisional Cikampek Haerul Anwar mengatakan, saat dirinya sedang berkeliling mengecek situasi pasar pukul 22.00 WIB, tiba-tiba di lantai dua terlihat asap. "Dengan cepat saya berteriak meminta bantuan ke satpam lain, serta menghubungi pihak pengelola pasar. Karena posisi ruko dalam keadaan tertutup. Jadi kami bongkar paksa dengan mendobrak rolling doornya," ungkap Haerul.
Haerul melanjutkan, karena tertutup, akhirnya dibuka paksa dengan merusak rolling door. Saat toko sudah terbuka, api terlihat besar dan menjulur keluar. Tak menunggu lama, dirinya beserta para pedagang yang ada di pasar langsung berinisiatif mematikan api agar tidak semakin membesar. "Saya berteriak ada kebakaran di pasar, pas begitu tidak menunggu lama selain menghubungi pengelola ALS. Saya mencoba mematikan api dengan air bersama yang lainnya," ucapnya.
Proses pemadaman api yang sudah terlihat menyala besar di ruko 2 lokal kios baju yang menyatu itu, terbilang lama. Hal itu disebabkan kios tertutup. Sehingga saat pembongkaran sangat memakan waktu. "Ya karena kan memang aktivitas berdagang di lantai dua tidak sampai malam. Jadi pas dalam kondisi sudah pada tutup semua. Jadi selain pemiliknya siapa tidak tahu, jadi kami terpaksa bongkar saja. Dan itu lama waktunya, karena susah juga," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Pengelola Pasar Cikampek PT Aditya Laksana Sejahtera (ALS) Abi mengatakan, diduga penyebab kebakaran yang terjadi di kios yang berada di lantai 2, karena korsleting listrik. "Kalau lihat dari bekasnya, itu yang sangat keliatan mencolok sekali, pas di bagian tempat colokan air dispenser. Kayaknya korsleting listrik, pas begitu kita tanya ke pemiliknya waktu tadi itu, iya katanya memang saat itu kondisinya kosong tidak ada air. Cuma kondisinya masih terhubung ke aliran listrik," ucapnya.
Saat disinggung apakah ada indikasi oknum yang melakukan sabotase terhadap peristiwa kebakaran tersebut. Dirinya menepis. Menurutnya kebakaran ini tidak ada hubungannya dengan polemik pengelola pasar. Akan tetapi murni diduga korsleting listrik karena melihat kondisi serta posisi awal api terlihat di bagian tengah. "Tidak ini bukan sebuah sabotase ada yang sengaja mau membakar, tapi ini karena korsleting listrik. Soalnya kalau ada sabotase lewat mana, sedangkan ini posisinya sudah tertutup semua. Api pun berasal dari dekat dispenser yang berada di tengah-tengah toko," paparnya.
Ia melanjutkan, kerugian akibat kebakaran tersebut, ditaksir puluhan juta rupiah. "Tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai 70 hingga 100 juta. Karena masih ada beberapa barang yang masih bisa diselamatkan," tandasnya.
Saat Radar Karawang berupaya mengkonfirmasi pemilik kios tersebut, dirinya masih dalam keadaan syok dan masih belum bisa diajak berkomunikasi karena melihat kondisi ruko yang ludes terbakar.(ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template