Kelurahan Mengeluarkan SKU Pom Mini - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kelurahan Mengeluarkan SKU Pom Mini

Kelurahan Mengeluarkan SKU Pom Mini

Written By Admin Raka on Jumat, 20 April 2018 | 18.00.00

KARAWANG, RAKA - Adanya informasi jika saat ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sedang menggodog persoalan izin usaha Pom Mini justru disambut bingung pejabat di dinas tersebut. Padahal pertumbuhan usaha pengisian bahan bakar pinggir jalan itu berkembang amat pesat. Malah sekarang ini jumlahnya sudah mencapai puluhan.
"Memang iya, saya ge bingung," ujar Sekretaris Disperindag Rahmat Gunadi, ketika ditanya perihal izin Pom Mini itu, Kamis (19/4). Gunadi menyatakan kebingungan terhadap masalah aturan akan Pom Mini yang saat ini belum jelas akan aturannya.
Kebingungan serupa pun diutara Kadisperindag Widjojo setelah Radar Karawang menanyakan mengenai izin usaha Pom Mini yang disebut-sebut sedang digodog dinas tersebut. Widjojo hanya bisa mengakakan jika Dinasnya saat inipun masih dibuat bingung dengan masalah izin usaha Pom Mini, aturan yang berlaku di Karawang itu seperti apa. "Betul itu, aturannya tidak jelas," ucapnya.
Sebelumnya anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Karawang Barat, Tarya Casidy mengatakan Disperindag sekarang ini sedang menggodog sistem perizinan Pom Mini. Hal itu dilakukan guna menertibkan usaha pengisian bbm pinggir jalan itu. "Kabar terakhir itu masalah izin Pom Mini sedang digodog di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang," ujar Tarya.
Tarya menambahkan saat ini saja di wilayah Kecamatan Karawang Barat tidak kurang dari 50 unit usaha itu yang ada diberbagai wilayah. Akibat tidak adanya aturan yang jelas, saat ini pihaknya hanya mengeluarkan domisili bahwa yang melakukan usaha Pom Mini itu telah diketahui aparat setempat. "Camat saja tidak mau mengeluarkan izin karena yang banyak terjadi itu dilakukan di trotoar dan jalan umum. Saat ini kita masih menunggu peraturannya," jelasnya.
Dikatakan Tarya juga, pihaknya mensupor usaha masyarakat demi mensejahterahkan hidupnya dengan membuka usaha Pom Mini, dengan catatan tidak menyalahi aturan. "Baik dan buruknya Pom Mini itu ada, membantu masyarakat yang jauh dari SPBU, tapi kalau belum jelas aturannya bagaimana nanti pertanggungjawabannya. Misalnya jika terjadi musibah kebakaran," ujarnya.
Masih dilanjutkan Tarya, satu hal yang harus tetap dijaga jangan nanti keberadaan usaha itu malah membuat kota karawang kumuh karena jualannya justru di atas tanah negaa. "Kalau dilakukan ditempat sendiri saya mendukung asal tidak di tanah negara," paparnya.
Sementara pemilk Pom Mini di Kelurahan Tanjungmekar Dedi Asmawi menyamapaikanm jika usaha yang digelutinya itu belum mendapatkan kejelasan yang pasti dari pemerintah, namun setahunya jika legalitas yang dimilikinya itu, saat ini ada dipihak distributor sebagai pemegang hak cipta. "Apa bila ada yang datang ke saya mengutak-atik usaha itu ada yang melindunginya, legalitasnya kita ada surat keterangan usaha (SKU) dari Kelurahan dan Kecamatan," ujarnya. (apk)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template