Kades Tolak Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Tolak Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok

Kades Tolak Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok

Written By Admin Raka on Rabu, 25 April 2018 | 17.34.00

KLARI, RAKA - Meski pemerintah daerah Kabupaten Karawang sudah meluncurkan peraturan daerah (Perda) kawasan tanpa rokok (KTR). Namun, dalam merealisasikan perda tersebut nampaknya masih jauh dari harapan.
Hal itu bisa dilihat dari deklarasi yang dilakukan oleh Puskesmas Klari, Anggadita dan Curug minim dukungan dari para pejabat di lingkungan Kecamatan Klari. Bahkan parahnya, salah satu kepala desa yang menghadiri acara yang dilakukan di kantor Kecamatan Klari pada Selasa (24/04) pagi itu, keluar ruangan karena menolak acara deklarasi tersebut.
Kepala Puskesmas Curug, H.Enjum Sukirman menyampaikan, tidak sepantasnya pejabat yang menjabat sebagai kepala desa tersebut berprilaku arogan dan memilih untuk keluar dari ruangan acara. Padahal kata dia, deklarasi lingkungan tanpa asap rokok merupakan perintah langsung yang diminta dari Bupati Karawang. "Kalau misalnya tidak setuju silahkan, jangan berbuat arogan dengan bersikap keluar dari forum," ucapnya.
Karena bagi dia, deklarasi yang disampaikan tidak melarang mereka untuk berhenti merokok namun hanya melarang siapa saja yang merokok di tempat umum kantor pelayanan serta dalam acara rapat. Karena diketahui sendiri kata dia, rokok merupakan salah satu virus penyakit yang berbahaya bagi masyarakat yang berada di lingkungannya. "Kalau mau merokok silahkan asalkan tidak di tempat umum, kalau boleh berhenti merokok juga lebih baik," ungkapnya.
Deklarasi kawasan anti rokok juga merupakan salah satu program kesehatan untuk mengurangi angka kematian. Maka sudah seharusnya program tersebut bisa didukung penuh oleh semua elmen baik masyarakat maupun para pejabat sebagai pemimpin yang memberikan contoh teladan baik bagi warganya. "Seharusnya kepala desa itu harus memberikan contoh yang baik," tegasnya.
Sementara Kepala Desa Anggadita, Agustian Mulyana mengatakan, dirinya menolak dengan tegas adanya larangan merokok. Karena bagi dia sudah jelas usaha rokok merupakan usaha bisnis yang memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. "Kalau perlu tau rokok yang memberikan pemasukan paling besar terhadap pemerintah, saya menolak," ungkapnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template