Jembatan Walahar Ditanyakan Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jembatan Walahar Ditanyakan Lagi

Jembatan Walahar Ditanyakan Lagi

Written By Admin Raka on Jumat, 27 April 2018 | 15.00.00

Warga Pesimis Jembatan Klari - Ciampel Bakal Dibangun

KLARI, RAKA - Keinginan masyarakat untuk mendapatkan transportasi jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Klari dan Ciampel mungkin hanya akan menjadi mimpi. Pasalnya pengajuan pembangunan jembatan yang sudah diajukan dua tahun itu sampai saat ini masih belum ada kejelasan bahkan hanya sebuah wacana saja.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Walahar Sardi Anwar Surendra, bahwa sampai saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah Kabupaten Karawang terkait rencana pembangunan jembatan di Walahar. Meski sudah beberapa kali diajukan namun tidak mendapatkan respon yang baik dari pemerintah daerah. "Mungkin cuman hanya wacana saja, soalnya dari dulu belum ada jawaban," ucapnya.
Dia juga menjelaskan, saat ini kondisi jembatan yang masih memanfaatkan jembatan bendungan Walahar yang sudah berumur puluhan tahun itu tetap menjadi prioritas utama bagi masyarakat. Namun bahayanya jika hanya terus mengandalkan jembatan tersebut selain sering digunakan juga bisa mengundang kemacetan setiap sorenya. "Belum ada jembatan lain baru selain jembatan bendungan Walahar walaupun akses jalannya kecil," tuturnya.
Dia berharap agar pemerintah bisa serius dan segera mungkin untuk membangun jembatan. Jangan sampai kata dia, masyarakat yang menjadi korbannya. "Banyak yang bilang juga bayar pajak tapi fasilitas jalan dan infrastruktur masih buruk," akunya.
Jika terus dibiarkan seperti ini bahayanya, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa berkurang. Sebab, untuk pemerintah desa saja masih banyak yang mempertanyakan terkait pembangunan jembatan ke desa. "Kita sudah berupaya dan sudah mengajukan ke pemerintah daerah, namun sampai kapan harus menunggu terus," ucapnya.
Sementara salah satu perwakilan warga, Jaelani (36), warga Dusun Walahar 2, Desa Walahar mengaku merasa kesulitan jika melintasi jembatan di waktu pagi dan sore yang banyak dilalui oleh semua pengendara roda yang bekerja di perusahaan. "Iya kalau pagi sama sore pasti macet, kalau bisa minta dibangunkan lagi jembatan baru," pintanya.
Sementara sebelumnya Camat Klari M Rachmat pernah menyampaikan, jembatan penghubung Kecamatan Klari - Ciampel tepatnya di Walahar sudah masuk dalam skala prioritas untuk pembangunan tahun anggaran 2019. "Alhamdulillah, kemarin waktu musrenbang, masuk untuk pembangunan 2019," kata Camat Klari M Rachmat.
Dia menyampaikan, memang harus dibangun jembatan baru, karena kondisi jembatan bendungan Walahar sebagai penghubung dua kecamatan itu kondisinya sudah memprihatinkan. Dia merasa khawatir jika jembatan tersebut putus, karena aktivitas warga bisa terganggu. "Kalau putus aktivitas warga bagaimana," tambahnya.
Terlebih di Ciampel ada situ Cipule yang sering dijadikan venue kejuaraan dayung, meski ada akses jalan melalui jalur kawasan, tapi tetap saja akan banyak warga yang melewati jalur Walahar. "Kalau warga biasa pasti lebih memilih lewat Walahar. Kalau ada jembatan baru akan lebih mudah itu," ujarnya.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana belum lama ini saat berkunjung ke wilayah Klari juga menyampaikan, pembangunan jembatan itu memang masuk skala prioritas. Oleh karenanya dia meminta doa dan dukungan kepada warga Karawang untuk bisa membangun jembatan penghubung dua kecamatan tersebut. "Insya Allah, kami sedang berusaha, minta dukungannya yah," ujarnya. (yna/zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template