Identitas Mayat Sungai Cikao Akhirnya Terungkap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Identitas Mayat Sungai Cikao Akhirnya Terungkap

Identitas Mayat Sungai Cikao Akhirnya Terungkap

Written By Admin Raka on Senin, 16 April 2018 | 13.00.00

PURWAKARTA,RAKA- Sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan pemancing di aliran Sungai Cikao di bawah jembatan Tol Cipularang, Kamis (12/4) lalu itu ternyata bernama Abah Farid. Pihak keluarga almarhum akhirnya membawa mayat itu dari RSUD Bayu Asih akhir pekan lalu. Korban yang berusia 70 tahun itu tercatat sebagai warga Kampung Selaeurih, RT14, RW05, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta.
Tetangga korban, Darianto (48), yang mengetahui ciri-ciri Abah Farid dari media massa, langsung mengecek ke ruang jenazah RSUD Bayu Asih. "Pas nonton TV, disebutkan ciri-cirinya itu kepala botak sama tinggi badannya, saya langsung ingat ke si Abah. Karena sudah dari sejak Selasa (10/4) Abah belum pulang," kata Darianto.
Setelah ia mengecek langsung ke ruang jenazah, ia yakin bahwa mayat tersebut adalah tetangga depan rumahnya. Namun, untuk lebih memastikan, Darianto kembali ke kampungnya untuk membawa salah seorang keluarga korban.
Cucu pertama Abah Farid, Neng Fitri yang mengecek langsung kebenaran bahwa mayat tersebut ialah kakeknya. "Cucunya memastikan bahwa itu benar Abah Farid, soalnya kalau saya baru yakin 80 persen," sebutnya.
Dirinya yang telah bertetangga cukup lama menjelaskan keseharian Abah Farid, yang diketahui sudah pikun sejak dua tahun terakhir. Semasa hidupnya, korban hampir setiap hari sering keluar sendiri sekedar untuk berjalan-jalan. Rumah ketiga anaknya yang masih berada di kampung Selaeurih menjadi tujuannya berjalan kaki. Karena warga kampung tersebut mengetahui keadaan Abah, jika sudah berjalan terlampau jauh, biasanya warga membawanya kembali ke rumahnya. Namun, pada Selasa malam, Abah tidak ditemukan dimana pun. Diduga saat berjalan-jalan menuju sungai yang berada di sekitar kampung, Abah Farid terjatuh. "Terkahir melihat almarhum itu Selasa pagi. Mungkin lagi jalan-jalan di sekitar sungai, jatuh. Di belakang kampung memang ada sungai,"kata Darianto.
Sejak Selasa, keluarga serta warga sekitar mencari keberadaan Farid. Namun nahas, tubuh korban sudah tidak bernyawa ditemukan pemancing di aliran sungai Cikao, tepat di bawah jembatan tol Cipularang KM 81. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template