Himpaudi Curhat Dana Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Himpaudi Curhat Dana Desa

Himpaudi Curhat Dana Desa

Written By Angga Praditya on Senin, 09 April 2018 | 15.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Sedikitnya 600 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Cilamaya Kulon mengikuti Gebyar PAUD. Kegiatan tahunan yang diwarnai berbagai perlombaan itu berlangsung akhir pekan kemarin, dan dipusatkan di halaman Kantor Koorwilcambidik.
Ketua Himpaudi Kecamatan Cilamaya Kulon Husni S.Pd mengatakan, ada  20 PAUD yang tersebar di 12 desa di Kecamatan Cilamaya Kulon dengan jumlah siswa mencapai 600 orang, dan keseluruhannya dilibatkan dalam Gebyar PAUD ini. Selain melombakan sejumlah cabang, seperti Fashion Show, Senam Tari, Mewarnai, Doa dan Nyanyi Solo kegiatan juga memperlombakan Paduan Suara.
Perlu juga disampaikan, terang Husni, PAUD semakin hari semakin maju, namun hal ini belum sebanding lurus dengan bentuk perhatian pemerintah pada lembaga ini. Untuk itu, sebut Husni, ia harapkan karena UU Desa mengamanahkan presentase pos untuk pendidikan, maka alangkah bijaknya jika Camat dan Kades bisa menggelontorkan bantuan Dana Desa untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendukung belajar mengajar di PAUD.
Secata fisik, tambah Husni, di Cilamaya Kulon sudah tidak ada lagi PAUD yang nempang karena sudah mandiri, tapi besar harapannya agar para Kades bisa terus meningkatkan sarana prasarana PAUD dari Dana Desa. "Dari 20 PAUD yang dibantu fisiknya dari Dana Desa baru sekitar 3 PAUD saja, selebihnya baru ke meubeler, semoga pak Camat bisa mendorong lebih meningkat lagi," katanya.
Koorwilcambidik Kecamatan Cilamaya Kulon H. Undang Sukarta mengatakan pihaknya apresiasi para tutor PAUD dalam mendidik anak-anak sejak usia dini. Hal ini merupakan implementasi dari upaya melahirkan generasi masa depan yang semakin kreatif dan trampil, utamanya dalam kegiatan gebyar ini. Selain fisik, profesi guru PAUD diakuinya harus banyak bersabar, karena masih minim honorariumnya dari Operasional Pemkab.
Namun, diyakinkannya, perjuangan untuk legitimasi oleh Pemkab masih dalam proses, bukan hanya honorer K2 saja, tetapi juga sebut Undang, akan berdampak pada guru PAUD, bukan saja tutor, karena kedepan sangat memungkinkan para guru dan tutor PAUD ini bisa dapat SK oleh Dinas, bahkan bisa disertifikaai. "Mohon sabar dulu, soal fisik dan keprofesian kedepan sangat memungkinkan guru dan tutor PAUD ini semakin sejahtera," katanya.
Camat Cilamaya Kulon, Basuki Rahmat mengatakan, dengan digelarnya Gebyar PAUD ini, ia justru sangat bangga dan apresiasi pada pengajar PAUD karena dengan ketelatenan mampu kembangkan kreasi dan bakat anak, apalagi jika melihat bakat anak, para guru bisa ciptakan kreasi yang membuahkan hasil bagi masa depan anak. Ia menghaturkan terimakasih kepada forum Himpaudi, yang telah mengingatkan jika ada Pemerintah Desa yang masih cuek pada lembaga PAUD.
Karenanya, sebagai tugasnya pembinaan dan fasilitator, ia berupaya mendorong para Kades di Cilamaya Kulon, agar bisa lebih masif dan pro lagi bagi fisik maupun program PASUD di wilayahnya masing-masing. "Terimakasih sudah diingatkan, kita wewenanganya sebagai pembinaan dan fasilitator saja, selebihnya kita berharap para kades bisa lebih pro pada PAUD," ungkapnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasie PAUD Disdikpora Karawang Juhdiana S.Pd dan Ketua Forum Himpaudi Karawang serta sejumlah Penilik Koorwikcambidik Cilamaya Kulon.(rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template