Drainase Tirtamulya Dangkal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Drainase Tirtamulya Dangkal

Drainase Tirtamulya Dangkal

Written By Angga Praditya on Selasa, 10 April 2018 | 13.30.00

Warga Takut Jadi Pemicu Banjir

TIRTAMULYA, RAKA - Warga Tirtamulya meminta saluran drainase di sepanjang jalan poros Kecamatan Tirtamulya diperbaiki. Pasalnya kondisi drainase yang saat ini sudah mengalami pendangkalan dan banyak sumbatan itu dikhawatirkan menjadi penyebab banjir.
"Kalau musim hujan saluran pada mampet, karena udah nggak dalam lagi, ini perlu dikeruk dan dirapikan lagi drainasenya. Karena khawatir (di musim hujan ini) jadi pemicu banjir," ungkap Endang, warga Kampung Tangkil saat berbincang dengan Radar Karawang, di lokasi perlintasan utama kantor Kecamatan Tirtamulya yang sudah banyak mengalami sumbatan, Senin (9/4).
Menurutnya, selama ini memang belum pernah terlihat adanya itikad dalam melakukan perbaikan normalisasi drainase saluran. Padahal kondisinya sudah nyaris sejajar rata dengan perlintasan jalan raya. "Padahal ini kalau dibiarkan bisa-bisa airnya menyebabkan banjir juga, karena saluran airnya saja tidak normal gini," katanya.
Hal senada disampaikan Abas Goro, Anggota Satpol PP Kecamatan Tirtamulya, memang selama ini sering terdengar warga yang berada di sepanjang perlintasan utama kantor kecamatan hingga sekolahan SMPN 1 Tirtamulya mempertanyakan persoalan perbaikan drainase tersebut. "Iya emang sih, saya juga sering mendapat keluhan warga kalau drainase di perlintasan yang masuk Desa Citarik ini, dikeluhkan warga, pengen dilakukan perbaikan," ucapnya.
Karena memang benar, jika ini terus dibiarkan saat memasuki musim penghujan berpotensi banjir akibat air yang melimpahan dan tidak terbendung dari berbagai arah. Maka dari itu, harus disegerakan pengajuan perbaikan drainase tersebut. "Iya kalau hujan pasti banjir air menggenangi pemukiman warga disepanjang jalan, kalau hujannya besar apalagi. Karena normalisasi drainasenya tidak mengalir dengan baik akibat banyak tersumbat sampah dan tertumpuk tanah, sehingga posisinya nyaris sejajar dengan jalan, kurang lebih yang mengalami penyumbatan 800 meter panjangnya," tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template