Dishub Karawang Diprotes Warga Bekasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dishub Karawang Diprotes Warga Bekasi

Dishub Karawang Diprotes Warga Bekasi

Written By Admin Raka on Rabu, 18 April 2018 | 13.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Gara-gara kesasar mengendari mobil lantaran tidak melihat ada rambu-rambu lalulintas penunjuk arah, warga Kabupaten Bekasi memprotes Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, yang dianggapnya tidak peka terhadap kebutuhan lalulintas di wilayahnya.
"Ini saya sampai ke wilayah selatan, padahal mau ke Bekasi lewat kawasan industri Cikarang. Karena tidak ada penunjuk arah saya terus saja ke arah selatan, dan akhirnya kesasar," ungkap Marjab (44) warga Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi.
Marjab mengatakan itu kepada Radar Karawang, Selasa (17/4) saat berhenti dipinggir jalan raya Telukjambe Barat, karena kebingungan mencari arah menuju Bekasi. Menurut Marjab penunjuk arah itu harus ada sebagai bagian penyelenggaraan lalulintas. Apalagi kan ada jalur-jalur yang mestinya dilintasi kendaraan tertentu. "Kalau pengguna jalan seperti saya pengennya marka jalan itu jelas, kan kadang banyak truk-truk juga kita engga tahu, apakah jalan disini mesti pelan atau aman," ucapnya.
Dikatakan Marjab dia sebetulnya baru memasuki wilayah Karawang. Rekomendasi memasuki wilayah Karawang pun dari temannya kalau mau ke arah Cikarang bisa melalui Pertigaan Kaligandu, Desa Wanakerta, Telukjambe Barat. Karenanya ke depan dia berharap agar Dinas Perhubungan Karawang memperbanyak rambu-rambu lalulintas penunjuk arah, sehingga tidak ada lagi pengendara kesasar ketika melintasi wilayah Karawang.
Marjab mengaku masuk dari arah Badami dan sepanjang perjalanan ke arah Loji hampir tidak ada penunjuk jalan. Bahkan terdapat sejumlah titik rawat macet dan berbahaya, seperti pasar, sekolah dan pabrik. Meski nya ada penunjuk lalu lintas yang menyatakan kondisi-kondisi tersebut. Segi cha pengendara bisa berhati-hati ketika melintasi titik-titik tersebut.
Keberadaan titik-titik rawan macet dan kecelakaan itupun diungkapka Enur (30) warga Kampung Pasir Nyongcot, Desa Wanakerta, Telukjambe Barat. Jika di depan Sekolah Dasar Negeri Wanakerta 2 tidak ada papan informasi bahwa pengguna jalan mesti hati - hati karena di depannya ada sekolah, apalagi ini sekolah dasar. "Terkadang sopirnya cuek saja dan tetap mengendarai kendaraannya dengan kencang. Padahal sudah jelas banget baik dari arah loji maupun dari arah Karawang, bahwa disini ada sekolah dasar," tandas Enur.
Makanya, lanjut Enur dirinya suka kesal terhadap pemerintah yang enggan memasang rambu-rambu lalulintas. Padahal itukan demi keselamatan warga Karawang juga. "Suka kesal dengan minimnya rambu lalulintas, padahal wajar kalau dipasang jadi orang terutama pengguna jalan bisa dapat informasi awal jika melintas di jalan itu, banyak anak sekolah dasar, jadi pengendara bisa berhati - hati," tegasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template