Disambar Petir, Rumah Sarifudin Ludes Terbakar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Disambar Petir, Rumah Sarifudin Ludes Terbakar

Disambar Petir, Rumah Sarifudin Ludes Terbakar

Written By Angga Praditya on Kamis, 05 April 2018 | 11.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Rumah milik Sarifudin (53) warga Kampung Babakan, RT 04, RW 02, Desa Cadasmekar, Kecamatan Tegalwaru ludes dilalap si jago merah setelah tersambar petir saat hujan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun seluruh barang berharga milik korban habis terbakar api.
Dari informasi yang berhasil himpun Radar Karawang, peristiwa itu terjadi saat hujan disertai angin kencang mengguyur wilayah Tegalwaru dan sekitarnya, Selasa (3/4) sore lalu. Pada pukul 17.45 WIB tiba-tiba petir menyambar atap rumah milik korban dan menimbulkan percikan api. Untungnya, saat itu kondisi rumah korban dalam keadaan kosong. Namun, seluruh barang berharga milik korban tak bisa terselamatkan lantaran api dengan cepat membakar seluruh bangunan rumah berukuran 8X6 meter tersebut.
Menurut salah seorang saksi, Agus (38) mengatakan, api bermula timbul dari atap rumah milik korban membakar genting dan kayu di rumah padat penduduk tersebut. "Saya lihat api sudah menyala di rumah pak Sarifudin, lalu saya berteriak memberitahukan warga sekitar," ujar Agus, Rabu (4/4).
Mendengar teriakan Agus, warga sekitar kemudian menghampiri rumah korban. Api sendiri bisa dipadamkan 15 menit kemudian setelah puluhan warga beramai-ramai memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. "Ditambah saat itu hujan deras jadi api cepat padam," katanya.
Meski tidak menelan korban jiwa, namun akibat insiden itu kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. Sebab, selain harta benda habis, rumah korban pun nyaris rata dengan tanah.
Sementara Sarifudin, pemilik rumah mengaku bersyukur ia beserta anak istri tidak berada dalam rumah saat peristiwa itu terjadi. "Alhamdulilah pas kebakaran saya berserta keluarga lagi di rumah kerabat," ujarnya.
Namun demikan, Sarifudin beserta istri Iroh Rohaeni (40) saat ini mengaku bingung, lantaran seluruh barang miliknya habis tak bisa terselamatkan. Keluarga miskin itu berharap, adanya bantuan baik dari pemerintah maupun para dermawan untuk mengurangi beban keluarga akibat peristiwa tersebut. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template