Desa Pangulah Baru, Fokus Ngurus Pertanian dan Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Desa Pangulah Baru, Fokus Ngurus Pertanian dan Jalan

Desa Pangulah Baru, Fokus Ngurus Pertanian dan Jalan

Written By Admin Raka on Rabu, 04 April 2018 | 14.45.00

KOTABARU, RAKA - Mayoritas warga Desa Pangulah Baru, Kecamatan Kotabaru berprofesi sebagai petani dan buruh tani, membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desa tersebut mengarahkan usahanya di bidang pertanian dengan melakukan pengadaan mesin perontok padi sebanyak empat unit. Sementara, peningkatan pembangunan fisik menjadi skala prioritas setiap ada kucuran anggaran dari pemerintah pusat.
"Karena melihat warga di desa kami mayoritas pekerjaannya buruh tani. Jadi BUMDes Pangulah Baru bergerak di sektor pertanian yaitu dengan adanya alat mesin perontok padi sejak 2017 lalu," ungkap Kepala Desa Pangulah Baru Karnalim, kepada Radar Karawang, di ruang kerjanya.
Dia melanjutkan, total jumlah penduduk Pangulah Baru kurang lebih 5.253 jiwa. Tersebar di tiga dusun yaitu Dusun Kali Asin, Dusun Sarengseng dan Dusun Kiara. "Tapi untuk Dusun Kiara masih menunggu SK pengesahannya," ujarnya.
Karnalim menjelaskan, untuk penggunaan dana desa di Pangulah Baru dikucurkan 80 persen untuk pembangunan fisik dan 20 persen diperuntukan sebagai pemberdayaan lembaga. "Dana desa tahun 2018 keseluruhannya Rp784 juta. Nah 80 persen untuk pembangunan fisik seperti pengecoran jalan, sedangkan yang 20 persennya lagi untuk pemberdayaan, seperti pembuatan Pos Yandu, perbaikan PAUD, untuk BUMDes sama perencanaan desa lainnya," ucapnya.
Adapun untuk penggunaan dana desa sendiri, sambung dia, tidak pernah ada sisa. Karena semua direalisasikan sesuai dengan perencanaannya. "Tidak ada yang sisa selama ini juga, karena kalaupun ada sisa digunakan untuk perbaikan infrastruktur jalan. Jadi tidak ada sisa," katanya.
Ketika ditanya apakah dirinya korupsi, Karnalim mengatakan, jika selama ini penggunaan anggaran yang didapatkan desa selalu sesuai dengan pengajuan rencana sebelumnya. "Tidak, karena selama ini kucuran anggaran pun kita selalu menggunakan sebaik mungkin untuk peningkatan pembangunan di desa kami," kilahnya.
Untuk proses perencanaannya sendiri, tambah Karnalim, disusun secara bersama dengan berbagai pihak dalam Musyawarah Desa (Musdes). "Ada Musdes. Ya kaya minggon desa gitu ada," ucapnya.
Masih dikatakannya, dalam pembuatan APBDes dilakukan dengan secara musyawarah. Hal itu dihadiri serta disepakati bersama dalam menentukan APBDes. "Kalau pembuatan APBDes kita undanng BPD, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur desa, RT/RW ya semua elemen desa di musyawarahkan terkait pembuatan APBDes biasanya," tandasnya.
Lain dari itu dia menyampaikan, infrastruktur jalan juga menjadi salah satu target sasaran kucuran anggaran dana desa setiap tahunnya. Hal itu dilakukan guna menngkatkan roda perekonomian masyarakat dengan mudah melakukan aktivitas. "Ada beberapa titik infrastruktur jalan yang menjadi program unggulan kami dan itu akan diperbaiki. Memang dikarenakan kebutuhan saat ini di infrstruktur jadi anggaran dana desa itu diperuntukan infrstruktur jalan serta peningkatan ekonomi," ungkapnya.
Meski begitu dia mengakui, memang masih banyak infrstruktur di wilayahnya yang harus diperbaiki. Maka dari itu ada beberapa yang nantinya akan diperbaiki, agar peningkatan infrstruktur di wilayah ini semakin pesat serta mempermudah warga dalam beraktivitas. "Iya untuk lebih jelasnya bisa dilihat dari data yang kami susun," ucapnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template