Dari Guru Jadi Kepala Desa Sukamaju - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dari Guru Jadi Kepala Desa Sukamaju

Dari Guru Jadi Kepala Desa Sukamaju

Written By Admin Raka on Sabtu, 21 April 2018 | 16.00.00

PURWAKARTA,RAKA- Di era saat ini, perempuan sudah tidak lagi hanya mengurus urusan rumah tangga, tapi juga punya kesempatan luas untuk berkarir di luar rumah. Seperti Ayi Kodariah, setelah sempat berkarir menjadi guru di salah satu sekolah, kini ia menjadi Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani.
Ayi mengatakan, tugas seorang perempuan tak hanya berkutat di lingkungan rumah tangga saja, akan tetapi kaum wanitalah yang merupakan benteng terakhir perlindungan terhadap anak generasi penerus bangsa. "Jadi jika ada orang yang memiliki cara pandang seorang perempuan hanya bisa berada di dapur saja itu salah besar, sebab kini wanita juga mampu membawa perubahan untuk kemajuan bangsa," katanya.
Teh Ayi begitu dia disapa menceritakan, dalam mejalankan roda pemerintahan, peran wanita tak kalah penting dari kaum lelaki. "Di zaman yang serba modern ini para perempuan harus memiiki keberanian untuk lebih maju,'' ujarnya.
Hal ini dibuktikan, dari sejumlah gebrakan perempuan yang dilantik sebagai kepala desa Sukamaju pada tahun 2015 lalu. "Yang paling anyar kita sudah menggelar program isbat nikah bagi pasutri yang belum memiliki surat nikah,'' ujar Ayi.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur desa juga terus dilakukan guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa yang hampir kebanyakan masyarakatnya bermata pencaharian sebagai buruh harian lepas dan petani itu. "Sementara untuk pelayanan lainya kita ada program jemput bola untuk menyisir bagi siapa saja yang belum memiliki KK dan KTP,'' ujarnya.
Meski begitu, teh Ayi mengatakan, dirinya tidak lupa kodratnya sebagai perempuan yang harus membagi waktu untuk mengurus suami dan kedua buah hatinya. "Apa yang telah saya lakukan mungkin belum seberapa namun diharapkan, dapat menjadi dorongan dan motivasi bagi kaum perempuan agar lebih produktif,'' katanya.
Disinggung soal, peringatan hari RA Kartini, Teh Ayi mengatakan, peringatan Hari Kartini bukan hanya dilakukan secara seremonial saja. Tetapi, pemikiran-pemikiran dia lah yang harus dijadikan acuan bagi kaum perempuan. Sebab, Kartini telah memperjuangkan emansipasi wanita yang harus menjadi teladan bagi perempuan. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template