Bisa Jadi Rumah Kedua - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bisa Jadi Rumah Kedua

Bisa Jadi Rumah Kedua

Written By Admin Raka on Minggu, 01 April 2018 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Persahabatan ternyata tidak hanya bermakna sebatas pertemanan tetapi lebih dari itu bisa melahirkan ide bagus. Dari keinginan memonumentalkan nilai-nilai persahabatan, pecinta vespa asal Kampung Pasir Waru, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, berhasil memodifikasi vespanya seperti rumah berjalan.
"Vespa ala ranggon bersemi rumah ini, dan ini menjadi rumah ke dua bagi saya selain rumah orang tua saya," ungkap Rendra Utama (17), baru-baru ini. Menurutkan, vespa modifikasi itu merupakan perwujudan dari sikapnya menjunjung tinggi nilai-nilai pertemanan. Setiap orang pasti mempunyai hobi yang berbeda-beda. Dari berbagai jenis kendaraan, hanya ada satu kendaraan yang paling dia suka yakni vespa.
Rendra mengaku, hal yang membuat dirinya tertarik dengan kendaraan itu karena para pengendara motor skuter itu selalu menjunjung tinggi arti persahaban dan solidaritas. "Anak-anak vespa itu sangat menjunjung tinggi persahaatan. Hal itu lah yang membuat aku tertarik untuk bergabung dengan komunitas vespa," akunya.
Ia menambahkan, banyak kegiatan yang digelar klub vespa di berbagai kota, khususnya di Karawang. Karenanya dia mempunyai keinginan agar kendaraannya itu, bisa ditumpangi oleh banyak orang, agar bisa mengajak teman-temannya untuk menguti kegiatan vespa. "Alasan saya memodifikasi vespa ala ranggon bersemi rumah ini, agar bisa ditumpangi banyak orang. Dengan begitu. Nantinya saya bersama teman-teman bisa ikut serta dalam memeriahkan kegiatan anak-anak vespa," katanya.
Masih dilanjutkan Rendra, untuk memodifikasi kendaraan itu tidak sulit, asalkan ada keinginan yang kuat. Pepatah mengatakan, proses tidak akan memghianati hasil dan hal itu telah dibuktikannya. "Sebenarnya tidak sulit memodifikasi kendaraan seperti ini, cuma butuh ketekunan saja," tuturnya.
Ia menjelaskan, tidak mesti harus menggunakan bahan-bahan mewah untuk memodifikasi kendaraanya. Cukup dengan bambu, karet dan ban bekas. Selain itu ditambah dengan kain dan botol plastik yang sudah tidak dipakai. "Bahan-bahannya juga sederhana, tidak ada yang mahal," katanya.
Hasil modifikasinya itu, bukan hanya bisa digunakan untuk mengikuti kegiatan, akan tetapi bisa dipakai untuk bersantai ria, sehingga sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. "Kendaraan saya, bisa dipakai untuk ngopi dan bisa dipakai untuk tidur. Jadinya bisa digunakan sebagai rumah kedua," ungkapnya. (acu)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template